
Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, mempercepat perluasan areal tanam padi pada 2026 dengan target mencapai 23.516 hektare untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan nasional.
Sekretaris Dinas Pertanian Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan pemerintah daerah mengerahkan 42 penyuluh pertanian untuk mendampingi petani dan memastikan percepatan penanaman berjalan optimal.
“Para penyuluh pertanian menjadi ujung tombak pemerintah dalam memastikan seluruh tahapan program berjalan optimal,” kata Dibya di Gianyar, Bali, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, para penyuluh memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi potensi lahan, memberikan pendampingan kepada petani, serta mendorong percepatan masa tanam.
Penyuluh juga bertugas memastikan pelaporan realisasi luas tanam dilakukan secara akurat dan tepat waktu.
Luas Tanam Padi Capai 16.210 Hektare
Dibya menjelaskan realisasi luas tanam padi di Kabupaten Gianyar hingga 22 September 2026 mencapai 16.210,93 hektare.
Sementara itu, target luas tanam sepanjang 2026 ditetapkan sebesar 23.516 hektare.
Dengan capaian tersebut, masih terdapat sekitar 7.306 hektare luas tanam yang perlu direalisasikan untuk memenuhi target tahunan.
Pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dan pengawasan langsung di lapangan untuk mendukung pencapaian target tersebut.
Dibya menegaskan percepatan luas tambah tanam tidak hanya bertujuan meningkatkan luasan lahan yang ditanami padi, tetapi juga menjaga kesinambungan produksi pertanian.
“Keberhasilan percepatan luas tambah tanam membutuhkan kerja bersama dan pengawalan yang nyata di lapangan,” imbuhnya.
Pemkab Optimalkan Irigasi dan Modernisasi Pertanian
Untuk mempercepat penanaman, Pemkab Gianyar mengoptimalkan potensi lahan pertanian dan meningkatkan intensitas pertanaman padi.
Pemerintah daerah juga mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian.
Salah satu peralatan yang digunakan adalah drum seeder, yakni alat yang membantu petani menanam benih padi secara langsung.
Selain itu, Pemkab Gianyar menambah sembilan unit alat irigasi perpompaan untuk mendukung kegiatan hortikultura.
Pemeliharaan jaringan irigasi tersier juga dilakukan di sejumlah wilayah subak di Kabupaten Gianyar untuk menunjang kegiatan pertanian.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Produksi Padi Gianyar Capai 78.218 Ton
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, luas panen padi di Kabupaten Gianyar sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 10.810 hektare.
Pada periode yang sama, produksi padi dalam bentuk gabah kering panen (GKP) tercatat sebanyak 78.218 ton.
Sementara itu, produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 66.143 ton.
Dari jumlah tersebut, produksi beras Kabupaten Gianyar mencapai 37.302 ton selama sembilan bulan pertama 2026.
Pemkab Gianyar terus mendorong percepatan penanaman dan optimalisasi lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi serta mendukung ketahanan pangan nasional.
- Penulis :
- Gerry Eka




