
Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Kepastian tersebut diperoleh setelah BPH Migas meninjau Fuel Terminal (FT) Rewulu di Bantul, DIY, Sabtu (7/11/2026), untuk memeriksa kesiapan stok dan kelancaran distribusi BBM.
Anggota Komite BPH Migas Erika Retnowati mengatakan sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi BBM selama libur akhir tahun.
Langkah tersebut mencakup percepatan waktu pengisian mobil tangki, penambahan fasilitas pengisian, serta penguatan armada distribusi.
"FT Rewulu ini memasok BBM untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, serta mengirimkan BBM juga untuk FT Madiun. Jadi ini cukup strategis posisinya, sehingga kita perlu untuk memastikan ketersediaan stoknya," katanya di Yogyakarta, Sabtu (7/11/2026).
Erika menjelaskan kesiapan distribusi perlu mendapat perhatian karena Yogyakarta merupakan salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat pada akhir dan awal tahun.
Pertamina Percepat Pengisian Mobil Tangki
Berdasarkan pemaparan PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Yogyakarta, stok BBM yang tersedia saat ini secara umum masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Namun, pengawasan terus dilakukan untuk memastikan pasokan tetap lancar ketika mobilitas masyarakat meningkat selama periode liburan.
Salah satu langkah yang dilakukan FT Rewulu adalah memajukan waktu pelayanan pengisian mobil tangki.
Jika sebelumnya kegiatan pengisian dimulai pukul 04.00 atau 05.00 WIB, kini operasional dimulai lebih awal pada pukul 03.00 WIB.
Perubahan jadwal tersebut bertujuan mempercepat pengiriman BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sebelum masyarakat memulai aktivitas pada pagi hari.
"Sehingga, diharapkan ketika masyarakat beraktivitas pada pagi hari, BBM sudah tersedia di SPBU dan tidak ada kendala. Tidak perlu mengantre untuk menunggu kedatangan mobil tangki BBM," jelasnya.
Selain mempercepat waktu operasional, Pertamina juga menyiapkan penambahan sarana pengisian mobil tangki dan peningkatan armada distribusi untuk melayani titik-titik krusial.
Tiga Terminal Disiapkan untuk Pasokan Darurat
BPH Migas menyebut dukungan pasokan darurat telah disiapkan dari sejumlah terminal BBM terdekat untuk mengantisipasi gangguan distribusi.
Tiga fasilitas yang disiapkan adalah FT Maos, FT Boyolali, dan Integrated Terminal (IT) Semarang.
Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman mengingatkan pentingnya koordinasi sejak awal dengan pengelola SPBU untuk menghadapi peningkatan kebutuhan BBM.
Koordinasi tersebut juga mencakup kemungkinan perpanjangan jam operasional SPBU selama periode libur akhir tahun.
Harya turut menekankan pentingnya menjaga ketersediaan bahan pendukung pencampuran BBM, termasuk fatty acid methyl ester (FAME) yang digunakan sebagai campuran Biosolar.
"Agar pasokan FAME juga tetap dijaga sehingga pencampuran BBM berjalan lancar," katanya.
BPH Migas Dorong Penguatan Pemantauan Digital
Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho meminta manajemen FT Rewulu memperkuat koordinasi dengan Sales Area Manager (SAM) Pertamina Patra Niaga Wilayah Yogyakarta.
Menurutnya, koordinasi diperlukan agar perubahan pola konsumsi BBM harian masyarakat dapat direspons secara cepat.
Fathul juga mengapresiasi penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan dan pemantauan distribusi BBM di FT Rewulu.
"Apresiasi atas sistem digital yang ada di FT Rewulu, seperti sistem otomatisasi terminal (new gantry system) serta integrasi digital pemantauan auto-tank gauge (ATG) di SPBU secara real-time yang diharapkan memperlancar penyaluran BBM," ucapnya.
Sistem tersebut diharapkan mendukung kelancaran penyaluran BBM melalui pemantauan kondisi operasional terminal dan persediaan di SPBU.
FT Rewulu Miliki Kapasitas 68 Ribu Kiloliter
FT Rewulu merupakan fasilitas penyimpanan dan distribusi BBM yang telah beroperasi sejak 1973.
Terminal tersebut memiliki kapasitas aktif tangki timbun sekitar 68.000 kiloliter.
Pasokan utama FT Rewulu berasal dari Integrated Terminal Cilacap melalui jaringan pipa untuk tiga produk BBM, yakni Pertalite, Pertamax, dan Biosolar.
Selain memasok kebutuhan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, terminal tersebut juga menyalurkan BBM ke FT Madiun.
Peninjauan BPH Migas turut didampingi Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Tata Kelola Hilir Migas Mulyono, FT Manager Rewulu Adhi Warsito, dan Sales Area Manager Retail Yogyakarta PT Pertamina Patra Niaga Mahfud Nadyo Hantoro.
Melalui penguatan distribusi dan pemantauan stok, BPH Migas bersama Pertamina berupaya menjaga ketersediaan BBM selama meningkatnya aktivitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru.
- Penulis :
- Gerry Eka




