HOME  ⁄  Nasional

Pengumpulan ZIS Jakarta Pusat Capai Rp51,92 Miliar, Lampaui Target 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pengumpulan ZIS Jakarta Pusat Capai Rp51,92 Miliar, Lampaui Target 2026
Foto: Kegiatan evaluasi pengumpulan dan pembinaan petugas operasional ZIS 2026 di Jakarta Pusat.

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Pusat berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp51,92 miliar hingga 5 November 2026 atau mencapai 105 persen dari target tahunan sebesar Rp49 miliar.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan capaian tersebut didukung partisipasi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat dalam menunaikan zakat serta menyalurkan bantuan melalui Baznas Bazis.

"Baznas Bazis Kota Jakarta Pusat telah menunjukkan kinerja yang membanggakan. Dari target pengumpulan ZIS tahun 2026 sebesar Rp49 miliar, hingga 5 November telah terkumpul Rp51.923.145.660 atau 105 persen dari target," kata Arifin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Menurut Arifin, dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial bagi masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.

Ia menilai zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga berperan sebagai instrumen solidaritas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 5.432 ASN Tunaikan Zakat Profesi

Arifin menjelaskan sebanyak 5.432 ASN telah menunaikan zakat profesi sebesar 2,5 persen melalui Baznas Bazis Jakarta Pusat.

Jumlah tersebut terdiri atas 3.672 pegawai negeri sipil (PNS), 1.636 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan 124 calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Partisipasi tersebut mencapai sekitar 70 persen dari keseluruhan ASN yang menjadi sasaran pengumpulan zakat profesi.

Arifin menyampaikan bahwa dana ZIS yang dihimpun akan dikembalikan kepada masyarakat melalui program-program yang dilaksanakan di wilayah masing-masing.

"Karena hasil pengumpulan ZIS selama ini akan kembali diberdayakan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing," ujarnya.

Baznas Bazis Salurkan Bantuan kepada Delapan Asnaf

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Pusat Raja Zamzami mengatakan penyaluran dana ZIS dilakukan kepada delapan golongan penerima manfaat atau asnaf sesuai ketentuan syariat Islam.

Bantuan tersebut disalurkan melalui sejumlah program sosial, termasuk bantuan Ramadan dan bantuan Muharam.

Dalam program bantuan Muharam, sebanyak 1.500 penerima telah mendapatkan manfaat dari dana yang dihimpun.

Baznas Bazis Jakarta Pusat juga menjalankan program Beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) untuk mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat.

Selain itu, terdapat program bedah rumah dhuafa dan bantuan penebusan ijazah bagi siswa.

Sebanyak 51 Rumah Dhuafa Telah Ditangani

Raja menjelaskan program bedah rumah dhuafa telah menangani sebanyak 51 unit rumah.

Baznas Bazis Jakarta Pusat juga merencanakan pembangunan 39 rumah lainnya melalui program tersebut.

"Untuk program bedah rumah dhuafa, sebanyak 51 unit telah ditangani dan 39 rumah lainnya akan dibangun. Selain itu, terdapat program tebus ijazah bagi 494 siswa," ujar Raja.

Menurut Raja, pengelolaan ZIS secara amanah dan profesional dapat memperluas manfaat bantuan bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan.

Ia mengapresiasi keterlibatan organisasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, serta petugas Baznas Bazis dalam pengumpulan dan penyaluran dana ZIS.

Raja berharap kerja sama tersebut terus dipertahankan untuk meningkatkan manfaat dana zakat bagi masyarakat Jakarta Pusat.

"Mari kita terus jaga semangat kolaborasi ini agar target pengumpulan ZIS tahun 2026 dapat tercapai sepenuhnya, bahkan melampaui," kata Raja.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026