HOME  ⁄  News

Basarnas Temukan Jasad Pekerja Kolam Jaring Apung di Waduk Jangari

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Basarnas Temukan Jasad Pekerja Kolam Jaring Apung di Waduk Jangari
Foto: (Sumber: Petugas gabungan Basarnas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menemukan jasad pekerja kolam jaring apung yang dilaporkan tenggelam saat hendak menuju tempat memancing dengan cara berenang, Minggu (10/5/2026).ANTARA/Ahmad Fikri.)

Pantau - Petugas gabungan Basarnas Cianjur menemukan jasad pekerja kolam jaring apung di Waduk Jangari yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam.

Korban diketahui bernama Dagus Pribadi berusia 22 tahun dan merupakan warga Kecamatan Cidaun, Cianjur.

Kepala Basarnas Cianjur Andhika Zein mengatakan korban ditemukan pada hari kedua pencarian.

Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi pertama kali dilaporkan hilang tenggelam saat berenang menuju lokasi memancing bersama rekan kerjanya.

Sekitar 20 petugas menggunakan perahu karet melakukan pencarian dengan memperluas radius penyisiran.

Tim menduga tubuh korban terseret arus bawah waduk yang cukup kencang akibat cuaca ekstrem di sebagian wilayah Cianjur.

“Jasad korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi pertama dilaporkan hilang tenggelam, saat ini jasadnya dibawa ke puskesmas setempat guna visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga guna dimakamkan,” kata Andhika Zein.

Setelah jasad korban ditemukan, Basarnas bersama petugas gabungan menghentikan pencarian terhadap korban tersebut.

Unsur petugas gabungan terdiri atas TNI, Polri, BPBD Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan.

Tim gabungan selanjutnya kembali fokus mencari seorang anak laki-laki asal Kecamatan Campaka yang hilang terbawa arus saat berenang di Sungai Cisokan enam hari lalu.

Proses pencarian terkendala luasnya eceng gondok di permukaan Waduk Jangari.

Pada hari keenam pencarian, tim menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk mempermudah penyisiran area waduk dari udara.

“Petugas gabungan memaksimalkan pencarian sampai Senin, dengan harapan sebelum batas waktu habis jasad korban sudah ditemukan,” ujar Andhika.

Pencarian dilakukan menggunakan dua perahu karet dan penyisiran sepanjang sekitar 50 kilometer dari lokasi awal korban hilang di Sungai Cikondang.

Sebanyak 79 petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan penyisiran di tepi dan tengah sungai menggunakan dua perahu karet serta satu unit drone pemantau udara.

Penulis :
Gerry Eka