
Pantau - Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua penumpang KM Nurul Salsa dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, sehingga jumlah korban selamat bertambah menjadi 59 orang dari total 78 penumpang.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan, "Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan dua korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan KM Bari Baria 05 dan saat ini bersama KRI Marlin 877 sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng, Selayar."
Dua korban yang ditemukan selamat masing-masing bernama Nurmiati (46) dan Jasmal (24).
Keduanya dievakuasi menggunakan KRI Marlin 877 menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk mendapatkan penanganan.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban selamat menjadi 59 orang, satu orang meninggal dunia, dan 18 orang masih dalam pencarian.
Operasi SAR Terus Dioptimalkan
Basarnas menyatakan pencarian hari kelima dilakukan di area seluas 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor.
Operasi melibatkan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal nelayan.
Basarnas menyebut pencarian terus dioptimalkan agar seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.
Korban Ditemukan Terapung di Atas Gabus
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan kedua korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA oleh kapal nelayan KM Bari-Baria 05 asal Kabupaten Pangkep di perairan Pulau Sanipa, Kepulauan Sabalana.
Kedua korban diketahui merupakan warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Saat ditemukan, keduanya berada di atas sebuah gabus dengan mengenakan jaket pelampung sebelum dievakuasi ke Pulau Matala'ang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.
Didid mengatakan, "Kedua korban mengaku terpaksa melepaskan jenazah ketiga rekannya ke laut setelah dua malam bersama dan karena kondisi jenazah telah membusuk. Identitas ketiga korban belum dapat dipastikan, dan akan didalami lebih lanjut, setelah kondisi kedua korban memungkinkan dimintai keterangannya."
Komandan KRI Marlin-877 Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring mengatakan, "Korban kami bawa ke Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut lagi di sana."
- Penulis :
- Gerry Eka





