
Pantau - World Boxing Council (WBC) menyampaikan duka cita atas meninggalnya petinju kelas bulu putri asal Amerika Serikat, Hannah Rapp, yang tewas dalam kecelakaan saat bersepeda di Brazos County, Texas, pada Sabtu (18/7).
WBC Kenang Dedikasi Hannah Rapp
Presiden WBC Mauricio Sulaiman menyebut kepergian Hannah Rapp menjadi kehilangan besar bagi dunia tinju.
“Kehilangan Hannah Rapp membuat kami sangat sedih. Dia adalah petinju yang luar biasa, tetapi yang terpenting, anggota keluarga tinju kami yang tak ternilai harganya," ungkap Mauricio Sulaiman.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah kendaraan yang dikendarai oleh Charles Medina.
Hannah meninggal sekitar satu bulan setelah menjalani laga perebutan gelar juara dunia kelas bulu putri WBC melawan Tiara Brown pada 13 Juni di Florida yang berakhir dengan kekalahan melalui keputusan mutlak.
Sulaiman mengatakan Hannah bukan hanya petinju tangguh di atas ring, tetapi juga sosok yang memberikan inspirasi bagi keluarga besar WBC dan Federasi Tinju Amerika Utara atau NABF.
"Semangatnya untuk olahraga dan keteguhan hatinya akan selalu dikenang sebagai contoh keunggulan dan kemuliaan," ujarnya.
Karier Menjanjikan Terhenti
WBC menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, tim, dan seluruh pihak yang mengenal Hannah sepanjang perjalanan kariernya.
"Kami meminta komunitas tinju global untuk memanjatkan doa bagi Hannah, seorang juara yang selalu mengenakan seragam hijau dan emas dengan bangga, bermartabat, dan terhormat," katanya.
Petinju berusia 26 tahun itu mengawali karier profesional dengan catatan delapan kemenangan, tanpa kekalahan, dan satu hasil imbang, termasuk beberapa kemenangan melalui knockout, sebelum mendapat kesempatan menantang Tiara Brown untuk memperebutkan sabuk juara dunia WBC.
- Penulis :
- Gerry Eka





