HOME  ⁄  News

Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Diduga Positif Hantavirus Setelah Dievakuasi ke Kanada

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Diduga Positif Hantavirus Setelah Dievakuasi ke Kanada
Foto: (Sumber: Kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus berada di Pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Senin (11/5/2026). Otoritas Spanyol mengevakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius di Kepulauan Canary setelah wabah hantavirus dilaporkan terjadi di atas kapal tersebut, yang sejauh ini menyebabkan delapan kasus infeksi dan tiga kematian. ANTARA FOTO/REUTERS/Pedro Nunes/kye.)

Pantau - Seorang warga negara Kanada yang menjadi penumpang kapal pesiar MV Hondius diduga positif hantavirus setelah dievakuasi dari kapal tersebut pada 10 Mei 2026.

Dari empat warga Kanada yang dievakuasi, satu orang dinyatakan “positif praduga” terkena hantavirus dan masih menunggu hasil konfirmasi laboratorium mikrobiologi.

Identitas dan jenis kelamin pasien tidak disebutkan dalam laporan tersebut.

Pasien dilaporkan tetap diisolasi sejak tiba di Kanada dan tidak melakukan kontak dengan publik sehingga disebut tidak menimbulkan risiko pandemi.

Gejala awal yang dialami pasien meliputi sakit kepala dan demam yang mulai muncul dua hari sebelumnya.

Meski demikian, kondisi pasien saat ini dilaporkan stabil.

WHO Konfirmasi Tujuh Kasus Hantavirus di MV Hondius

Wabah hantavirus mematikan dilaporkan terjadi di atas kapal MV Hondius yang sedang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengonfirmasi tujuh kasus infeksi hantavirus di kapal tersebut.

Dari jumlah tersebut, tiga kasus dilaporkan berujung kematian.

Minggu lalu, kapal MV Hondius tiba di lepas pantai Tenerife di Kepulauan Canary.

Hantavirus Ditularkan Melalui Hewan Pengerat

Hantavirus merupakan kelompok virus yang ditularkan ke manusia melalui kontak dengan hewan pengerat.

Virus tersebut dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal dan sindrom paru-paru hantavirus.

Penulis :
Gerry Eka