
Pantau - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan meningkatkan jumlah personel militernya di Estonia menjadi sekitar 1.200 orang mulai 2027 sebagai bagian dari penguatan kehadiran militer di kawasan tersebut.
Inggris Tambah Pasukan dan Bawa Drone Jarak Jauh
Menteri Pertahanan Estonia Hanno Pevkur mengatakan tambahan personel militer dari Inggris akan mulai tiba pada musim semi tahun depan.
"Musim semi tahun depan kami akan menerima tambahan personel militer dari Inggris, sehingga total jumlah personel akan mencapai hampir 1.200 orang," ungkap Pevkur kepada penyiar publik Estonia, ERR.
Dengan penambahan tersebut, jumlah pasukan NATO di Estonia akan bertambah sekitar 300 personel.
Pevkur juga menyebut pasukan Inggris akan membawa pesawat nirawak berjangkauan jauh dalam penugasan tersebut.
Menurut laporan ERR, pengiriman peralatan dan amunisi untuk pasukan Inggris dijadwalkan dimulai pada 2026.
Latihan Militer Digelar pada 2027
Latihan militer yang melibatkan Brigade Keempat Angkatan Bersenjata Inggris di Estonia dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia berulang kali menyoroti peningkatan aktivitas NATO serta penambahan kekuatan militer aliansi tersebut di dekat perbatasan barat Rusia.
Kremlin menegaskan Rusia tidak mengancam negara mana pun, namun tidak akan mengabaikan langkah yang dinilai berpotensi membahayakan kepentingan nasionalnya.
- Penulis :
- Gerry Eka





