HOME  ⁄  News

Presiden Kolombia Meminta Trump Menangguhkan Tarif Tinggi Pascagempa M7,4

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Presiden Kolombia Meminta Trump Menangguhkan Tarif Tinggi Pascagempa M7,4
Foto: Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa bumi di Cali, Kolombia, Rabu (12/8/2026).

Pantau - Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump menangguhkan sementara tarif tinggi terhadap produk asal Kolombia untuk membantu pelaku usaha yang terdampak gempa bermagnitudo 7,4.

Permintaan tersebut disampaikan de la Espriella setelah melakukan pembicaraan melalui telepon selama sekitar 10 menit dengan Trump, Sabtu (15/8/2026).

"Saya meminta beliau (Trump) mempertimbangkan penangguhan sementara tarif tinggi yang memberatkan produk-produk Kolombia, demi meringankan beban para pebisnis kami yang tengah menghadapi situasi sangat sulit akibat dampak gempa," ujar de la Espriella melalui unggahan di platform X.

Kolombia Hadapi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Dalam pembicaraan tersebut, de la Espriella menyampaikan apresiasi kepada Amerika Serikat atas bantuan ekonomi dan pengiriman tim penyelamat untuk membantu penanganan bencana.

Trump menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa serta solidaritas kepada keluarga korban gempa di Kolombia.

"Saya sampaikan kepada beliau bahwa kita memiliki tantangan besar di depan mata yakni membangun kembali Kolombia di tengah situasi ekonomi yang sangat sulit dan apokaliptik yang saya warisi," kata de la Espriella.

De la Espriella menyebut percakapannya dengan Trump berlangsung "sangat hangat dan bersahabat" serta menyoroti sikap positif Presiden AS tersebut terhadap Kolombia dan rakyatnya.

Gempa Tewaskan 294 Orang dan Ribuan Warga Terluka

Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia melaporkan jumlah korban tewas akibat gempa bermagnitudo 7,4 telah mencapai 294 orang hingga Sabtu.

Sebanyak 3.935 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sedangkan 320 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.

Tim penyelamat sejauh ini berhasil menyelamatkan 353 orang di tengah operasi pencarian dan penanganan dampak gempa.

Pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar di wilayah administratif Choco, sementara getarannya dirasakan di sebagian besar wilayah Kolombia hingga sejumlah negara tetangga.

Penulis :
Gerry Eka