HOME  ⁄  News

Israel Tutup Akses Al-Mughayyir Selama 20 Jam, Warga Palestina Terisolasi di Tepi Barat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Israel Tutup Akses Al-Mughayyir Selama 20 Jam, Warga Palestina Terisolasi di Tepi Barat
Foto: Pasukan Israel menahan puluhan pemuda Palestina dalam penggerebekan di kota Tell setelah menutup seluruh akses masuk dan keluar kota serta melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah di Nablus, Tepi Barat, Palestina, pada 25 Juli 2026.

Pantau - Tentara Israel menutup satu-satunya akses yang tersisa menuju Desa Al-Mughayyir di Tepi Barat selama 20 jam berturut-turut sehingga warga tidak dapat keluar maupun masuk ke wilayah tersebut.

Kepala Dewan Desa Al-Mughayyir Amin Abu Aliya mengatakan pembatasan serta serangan terhadap warga dan petani di desa tersebut meningkat selama 20 hari terakhir.

Menurut Abu Aliya, satu-satunya akses yang tersisa berulang kali ditutup pada pagi hari sehingga pekerja tidak dapat berangkat ke tempat kerja dan kembali ditutup pada sore hari sehingga warga yang berada di luar kesulitan pulang.

Abu Aliya menilai pembatasan tersebut bertujuan menciptakan kondisi yang membuat pekerja tetap berada di luar desa dan pada akhirnya mendorong warga Palestina meninggalkan wilayah tersebut.

Penyerbuan Picu Bentrokan dan Warga Terluka

Abu Aliya mengatakan pasukan Israel menyerbu Al-Mughayyir pada Jumat (28/8/2026) menggunakan puluhan kendaraan militer dan polisi bersama pemukim Israel dengan alasan seekor domba milik pemukim telah dicuri.

Ia membantah tuduhan tersebut, tetapi pasukan Israel tetap mengejar pemilik ternak Palestina, menggerebek sebuah rumah, dan berupaya menyita domba hingga terjadi bentrokan yang menyebabkan sejumlah warga Palestina terluka.

Pasukan Israel kemudian terus menutup akses menuju desa serta melarang ambulans dan kendaraan Pertahanan Sipil memasuki wilayah tersebut selama penutupan berlangsung.

Abu Aliya juga melaporkan lebih dari 50 pemukim Israel memasuki wilayah utara desa ketika warga menghadapi serangan di bagian selatan Al-Mughayyir pada Jumat.

Menurut Abu Aliya, kelompok tersebut menyerang seorang petani Palestina dan mencuri 25 ekor domba.

Palestina Sebut Al-Mughayyir Mengalami Pengepungan Ketat

Kementerian Luar Negeri Palestina pada Sabtu (29/8/2026) memperingatkan bahwa Al-Mughayyir telah mengalami "pengepungan ketat" selama sekitar 20 hari.

Kementerian menyatakan pasukan Israel mengendalikan akses melalui gerbang desa dan terkadang hanya mengizinkan warga keluar atau masuk selama dua jam setiap hari.

Menurut Kementerian Luar Negeri Palestina, pembatasan dan serangan pemukim tersebut bertujuan mengisolasi desa serta menciptakan kondisi yang mendorong pengungsian paksa warga Palestina.

Pada Jumat, tiga warga Palestina dilaporkan terluka dalam serangan pemukim di Al-Mughayyir, sementara pasukan Israel dan pemukim menghalangi ambulans yang hendak membawa korban luka.

Tepi Barat mengalami peningkatan serangan militer Israel dan serangan pemukim terhadap warga Palestina sejak perang di Jalur Gaza pecah pada Oktober 2023.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026