HOME  ⁄  News

Militer Yaman Serang Kamp Houthi di Al-Jawf, Kemampuan Tempur Diklaim Hancur

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Militer Yaman Serang Kamp Houthi di Al-Jawf, Kemampuan Tempur Diklaim Hancur
Foto: Arsip foto - Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Truth Social miliknya, Presiden AS Trump menyatakan, "Hari ini, saya memerintahkan militer Amerika Serikat untuk melancarkan operasi militer yang tegas dan kuat terhadap teroris Houthi di Yaman, (18/3/2026).

Pantau - Militer Yaman menyerang kamp Al-Labanat milik kelompok Houthi di Provinsi Al-Jawf, Yaman utara, dan mengklaim berhasil menghancurkan kemampuan militer di lokasi tersebut.

Operasi tersebut diumumkan Juru Bicara Militer Yaman Majid al-Nuzaili pada Minggu, 6 September 2026.

Militer Yaman Kerahkan Kemampuan Khusus

Al-Nuzaili mengatakan serangan terhadap kamp Al-Labanat dilakukan menggunakan “kemampuan khusus” yang baru saja dioperasikan oleh militer Yaman.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah, ia menyebut operasi tersebut berhasil menghancurkan kemampuan Houthi dan menetralkan personel yang berada di lokasi.

Namun, militer Yaman belum mengungkap jenis persenjataan yang digunakan dalam operasi tersebut maupun jumlah korban akibat serangan.

Pertempuran Picu Kekhawatiran Konflik Meluas

Yaman sebelumnya berada dalam kondisi relatif tenang sejak April 2022 setelah bertahun-tahun dilanda perang antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi.

Pasukan pemerintah Yaman mendapat dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi, sementara Houthi yang didukung Iran menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah negara tersebut sejak 2014.

Sejak perang di Jalur Gaza pecah pada akhir 2023, Houthi meningkatkan keterlibatannya dalam konflik regional dengan melancarkan serangan terhadap Israel dan pelayaran komersial di Laut Merah.

Kembali meningkatnya pertempuran antara pasukan pemerintah dan Houthi kini memicu kekhawatiran konflik berskala besar kembali pecah di Yaman.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026