
Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026, untuk membahas hubungan kedua negara serta sejumlah isu internasional.
Pertemuan berlangsung setelah sesi kepala negara BRICS dalam rangkaian KTT yang digelar di New Delhi pada 12-13 September 2026.
Putin berada di New Delhi dalam kunjungan kerja selama tiga hari sejak Jumat untuk menghadiri rangkaian pertemuan BRICS.
"Ethiopia merupakan mitra lama dan terpercaya Rusia di Benua Afrika. Saya senang mencatat bahwa hubungan Rusia-Ethiopia terus berkembang berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan," kata Putin dalam pertemuan tersebut.
Rusia dan Ethiopia Perkuat Kerja Sama
Putin menyebut Ethiopia memberikan kontribusi konstruktif terhadap kerja sama di dalam BRICS.
Dalam pertemuan tersebut, Putin juga mengucapkan selamat kepada Abiy Ahmed atas Tahun Baru yang dimulai sehari sebelumnya berdasarkan kalender Ethiopia.
Putin kemudian mengundang Abiy Ahmed menghadiri KTT Rusia-Afrika yang dijadwalkan berlangsung di Moskow pada 28-29 Oktober 2026.
Abiy Ahmed mencatat perkembangan positif hubungan Rusia dan Ethiopia, terutama dalam sektor perdagangan dan investasi.
Perdana Menteri Ethiopia itu juga menyampaikan terima kasih atas pemberian beasiswa kepada mahasiswa Ethiopia yang menempuh pendidikan di Rusia.
Isu Internasional Turut Menjadi Pembahasan
Penasihat Presiden Rusia Yuri Ushakov sebelumnya mengatakan Rusia dan Ethiopia telah lama menjalin hubungan persahabatan serta aktif melakukan kontak politik.
Ushakov pada Kamis mengumumkan bahwa Putin dan Abiy Ahmed akan menggelar pertemuan yang dinilai penting bagi kedua negara.
Menurut Ushakov, kedua pemimpin diperkirakan membahas berbagai persoalan bilateral dan isu internasional terkini, termasuk perkembangan situasi di Timur Tengah serta Iran.
- Penulis :
- Gerry Eka




