
Pantau - Erupsi Gunung Etna memaksa Bandara Catania-Fontanarossa di Pulau Sisilia, Italia, menangguhkan seluruh penerbangan kedatangan dan keberangkatan hingga Minggu (27/9/2026) pukul 12.00 waktu setempat.
Operator bandara SAC mengumumkan penangguhan penerbangan tersebut pada Sabtu (26/9/2026) menyusul aktivitas vulkanik Gunung Etna dan kondisi cuaca.
"Menyusul aktivitas vulkanik dan kondisi cuaca, operasional penerbangan di Bandara Catania-Fontanarossa, baik kedatangan maupun keberangkatan, telah ditangguhkan hingga pukul 12.00 pada Minggu, 27 September," sebut pernyataan tersebut.
Pengelola bandara mengimbau penumpang memastikan status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.
Abu Vulkanik Capai Ketinggian Empat Kilometer
Berdasarkan Peringatan Observasi Gunung Berapi bagi Penerbangan atau VONA yang dirilis Badan Geofisika dan Vulkanologi Nasional Italia, kolom abu vulkanik Gunung Etna mencapai ketinggian sekitar empat kilometer.
Abu vulkanik tersebut terpantau bergerak ke arah selatan sehingga berdampak terhadap aktivitas penerbangan di kawasan tersebut.
Peringatan penerbangan dengan level tertinggi atau kode merah telah diterbitkan pada Sabtu dini hari.
Fase aktivitas vulkanik terbaru Gunung Etna, yang dikenal sebagai gunung berapi paling aktif di Eropa, terpantau mulai berlangsung sejak awal pekan lalu.
Bandara Sempat Terdampak Erupsi pada Agustus
Gunung Etna juga tercatat beberapa kali mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik sepanjang Agustus 2026.
Dampak erupsi membuat Bandara Catania-Fontanarossa melakukan sejumlah pembatasan operasional sejak 6 Agustus.
Operasional bandara saat itu baru dapat kembali berjalan normal setelah terdampak aktivitas vulkanik selama hampir dua pekan.
- Penulis :
- Gerry Eka




