
Pantau - Wail Alselwi, pemilik minimarket asal Yaman di Staten Island, New York, Amerika Serikat, menjadi perhatian setelah programnya memberikan uang tunai serta makanan gratis kepada siswa berdasarkan nilai dan peningkatan prestasi akademik viral di media sosial.
Pria berusia 36 tahun yang akrab disapa Wally itu menjalankan program bernama Grades for Grabs melalui minimarket miliknya, Zack's Finest Deli & Grocery.
Aksi tersebut membuat sejumlah siswa dari New York hingga berbagai kota lain berdatangan membawa rapor ke tokonya, bahkan terdapat pelajar bersama orang tuanya yang menempuh perjalanan darat sekitar 17 jam dari Florida.
Siswa Berprestasi Dapat 100 Dolar AS
Wally memberikan uang tunai 100 dolar AS kepada siswa dengan nilai rapor rata-rata di atas 90 atau 100 serta mempersilakan mereka mengambil makanan dan minuman di tokonya.
Hadiah serupa diberikan kepada siswa yang menunjukkan peningkatan nilai setelah berusaha memperbaiki prestasi akademiknya.
Sementara itu, siswa dengan nilai di bawah 80 yang bersedia menunjukkan rapornya tetap mendapatkan apresiasi berupa uang 10 dolar AS serta makanan dan minuman.
"Jika nilaimu buruk, kami ingin mendorongmu untuk menjadi lebih baik," kata Alselwi dalam wawancara dengan ABC News yang ditayangkan pada 1 September 2026.
Wally juga mendorong para siswa untuk memperbaiki hasil belajar agar dapat kembali memperoleh penghargaan lebih besar.
"Yang perlu kamu lakukan hanyalah lulus di semua mata pelajaran dan menunjukkan peningkatan. Setelah itu, kami akan memberimu 100 dolar sebagai imbalan atas kemajuan tersebut," ungkapnya.
Tantangan Zamier Davis Jadi Awal Program
Program Grades for Grabs bermula ketika Zamier Davis, seorang anak berusia 12 tahun yang kerap berbelanja di toko Wally, memberikan tantangan kepada pemilik minimarket tersebut.
Zamier bertanya apakah dirinya diperbolehkan mengambil barang di toko secara gratis apabila berhasil meningkatkan nilai hingga masuk daftar siswa berprestasi.
Wally menyetujui tantangan tersebut dengan tujuan memberikan motivasi kepada Zamier untuk meningkatkan prestasi akademiknya.
Zamier kemudian berhasil memperoleh nilai bagus sehingga Wally memenuhi janjinya dengan mempersilakan anak tersebut mengambil makanan dan minuman di minimarket secara gratis.
Wally merekam momen tersebut dan mengunggah videonya melalui akun media sosial hingga akhirnya viral.
Aksi itu kemudian berkembang dengan kedatangan siswa lain yang membawa rapor untuk memperoleh apresiasi sekaligus motivasi dari Wally tanpa membedakan latar belakang sosial, etnis, maupun agama.
- Penulis :
- Gerry Eka




