
Pantau - Sedikitnya satu orang tewas akibat banjir bandang yang menyebabkan runtuhnya Jembatan Al-Suwayiyah di Provinsi Deir ez-Zor, Suriah timur, Sabtu (7/11/2026).
Bencana tersebut memutus jalur transportasi penting yang menghubungkan wilayah Al-Bukamal dengan perbatasan Irak serta menyebabkan sejumlah kawasan permukiman terisolasi.
Jembatan Al-Suwayiyah yang berada di sebelah timur Al-Bukamal runtuh setelah diterjang banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.
Runtuhnya jembatan membuat warga tidak dapat melintas di antara kedua sisi jalur penghubung tersebut.
Banjir Rendam Rumah dan Putus Aliran Listrik
Kepala Pertahanan Sipil Al-Bukamal Hisham Matar mengatakan banjir telah merendam banyak rumah dan jalan di wilayah terdampak.
Menurut Matar, banjir juga merusak jaringan listrik sehingga menyebabkan pemadaman di sejumlah kawasan.
Ia menjelaskan tim penyelamat terus bekerja untuk menilai tingkat kerusakan dan memantau ketinggian air setelah bencana terjadi.
Upaya tersebut dilakukan di tengah kondisi sejumlah permukiman yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur transportasi.
Sementara itu, seorang warga bernama Mohammed Bdewi mengungkapkan bahwa saudaranya, Hussein, sedang melintasi Jembatan Al-Suwayiyah ketika bangunan tersebut runtuh.
Hussein diketahui sedang dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan saudara perempuannya ke desa tempat tinggalnya.
Bdewi menilai kelalaian menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tragedi tersebut.
Ia mendesak pihak berwenang membangun jembatan permanen sebagai pengganti, bukan terus mengandalkan perbaikan sementara.
Banjir Juga Rusak Jembatan di Latakia
Hujan deras yang mengguyur Suriah dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah provinsi, termasuk Deir ez-Zor, Latakia, dan Aleppo.
Di wilayah Bayirbucak, Provinsi Latakia, banjir menyebabkan runtuhnya jembatan lain yang menghubungkan desa-desa di kedua sisi Sungai Al-Kabir al-Shamali.
Pihak berwenang provinsi menyatakan upaya perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak telah dimulai.
Selain merusak jembatan, banjir juga menggenangi lahan pertanian dan kawasan permukiman di Afrin, sebelah utara Aleppo.
Tujuh Warga Sipil Tewas Akibat Hujan Deras pada Oktober
Kementerian Penanggulangan Darurat dan Bencana Suriah sebelumnya melaporkan hujan deras pada akhir Oktober 2026 telah menewaskan tujuh warga sipil.
Dari jumlah korban tersebut, lima di antaranya merupakan anak-anak.
Korban jiwa akibat hujan deras pada akhir Oktober itu tercatat di wilayah pedesaan Raqqa, Deir ez-Zor, dan Aleppo.
Banjir terbaru yang melanda Suriah kembali menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang mengganggu akses transportasi dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.
- Penulis :
- Gerry Eka




