
Pantau - Pembalap Indonesia Sean Gelael bersama tim AF Corse 51 telah menuntaskan seluruh persiapan menjelang dua balapan terakhir Asian Le Mans Series (ALMS) 2025–2026 yang akan digelar di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, sebagai penentu hasil akhir musim di kelas GT.
Persiapan Menuju Seri Pamungkas
Seluruh rangkaian persiapan telah dijalani AF Corse 51 melalui Test Day, Private Test, hingga dua sesi Free Practice di Sirkuit Yas Marina.
Dua balapan penutup ALMS akan berlangsung dalam format empat jam dengan Race 5 digelar pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat atau 18.00 WIB dan Race 6 pada Minggu pukul 16.30 waktu setempat atau 19.30 WIB.
Sean Gelael berduet dengan Davide Rigon dan Charly Samani dengan mengendarai Ferrari 296 GT dalam upaya meraih hasil terbaik.
AF Corse 51 datang ke seri pamungkas dengan modal persiapan yang dinilai cukup solid setelah sempat menempati posisi ketiga pada sesi Private Test.
Catatan waktu terbaik dicatat Davide Rigon dengan torehan 1 menit 53,887 detik yang menunjukkan potensi kompetitif Ferrari 296 GT di lintasan Yas Marina.
“Persiapan kami berjalan cukup solid dan memberi gambaran positif jelang balapan,” ungkap perwakilan tim AF Corse.
Peta Persaingan Kelas GT
Sesi Private Test sempat diwarnai kecelakaan hebat yang menimpa Corvette nomor 99 tim JMR hingga membuat tim tersebut absen dari dua balapan 4 Hours of Abu Dhabi.
Dua sesi Free Practice menunjukkan persaingan kelas GT akan berlangsung ketat dengan AF Corse 51 masih perlu meningkatkan konsistensi dalam simulasi lomba jarak jauh.
Sean Gelael dan Davide Rigon mampu menjaga kecepatan kompetitif dengan level yang setara pembalap Silver serta Gold/Platinum lainnya.
Simulasi race memperlihatkan waktu rata-rata di kisaran 1 menit 55 detik yang dinilai cukup kompetitif untuk bersaing di barisan depan.
Stint awal lomba menjadi kunci utama bagi AF Corse 51, terutama jika Charly Samani mampu menjaga posisi di 10 besar.
Tiga tim yang tampil paling menonjol sejauh latihan di kelas GT adalah Manthey 10 dengan Porsche, WRT 69 dengan BMW, dan Kessel Racing 74 dengan Ferrari.
AF Corse 51 diharapkan mampu masuk dalam persaingan perebutan kemenangan bersama tim-tim tersebut pada dua balapan penentu musim ini.
- Penulis :
- Aditya Yohan







