
Pantau - Petinju kelas super welter Brandon Adams dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami nyeri dada dan pingsan jelang laga eliminasi gelar International Boxing Federation (IBF) melawan Caoimhin Agyarko di Las Vegas, Amerika Serikat.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (11/4) pagi waktu setempat saat Adams berada di kamar hotelnya sebelum sesi timbang.
Manajer Adams, Mark Habibi, mengungkapkan kondisi tersebut membuat laga yang dinantikan harus dibatalkan.
"Adams mengalami nyeri dada pagi ini dan pingsan di kamar hotelnya lalu dilarikan ke rumah sakit. Saat ini ia telah dirawat dan sedang menjalani evaluasi. Detail lebih lanjut akan menyusul," kata Habibi.
Laga Batal dan Kekecewaan Petinju
Habibi menyebut Adams sangat kecewa karena gagal tampil setelah menjalani persiapan intensif.
Ia juga menyampaikan empati kepada lawannya, Caoimhin Agyarko, yang telah melakukan perjalanan dan persiapan panjang untuk pertandingan tersebut.
"Dia berharap dapat mewujudkan pertarungan ini segera setelah pulih," ujarnya.
Adams sebelumnya mencatat rekor 26 kemenangan dengan 16 KO dan empat kekalahan setelah menang atas Serhii Bohachuk pada September 2025.
Agyarko Kehilangan Kesempatan Bertarung
Di sisi lain, Agyarko mengaku terpukul atas pembatalan laga tersebut.
"Pertama, saya berharap Brandon Adams baik-baik saja dan cepat pulih. Kedua, impian saya telah hancur. Saya telah mencurahkan segenap hati dan jiwa saya ke dalam kamp pelatihan dan pertarungan ini," kata Agyarko.
Petinju asal Irlandia itu menyebut telah berlatih selama 14 minggu dan mengeluarkan biaya besar demi laga tersebut.
"Saya sedang terluka saat ini, tetapi saya akan segera kembali ke ring dan saya akan menjadi juara dunia," ujarnya.
Agyarko saat ini masih mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan 18 kemenangan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








