
Pantau - Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menargetkan cabang olahraga skateboard Indonesia mampu bersinar di ajang internasional seperti Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dan Olimpiade 2028 Los Angeles.
Target tersebut disampaikan saat pelantikan Ketua Umum PB Porserosi masa bakti 2025-2029 Velix Vernando Wanggai di Jakarta.
Marciano menegaskan pentingnya persiapan maksimal bagi para atlet agar mampu bersaing di level dunia.
"Saya berharap atlet-atlet Skateboard dipersiapkan sebaik-baiknya. Semoga atlet-atlet Skateboard dapat membuat kita semua bangga karena prestasinya," ungkapnya.
Ia menyebut skateboard menjadi cabang yang akan dipertandingkan di Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028 sehingga menjadi tanggung jawab besar bagi Porserosi.
Prestasi dan Target Pembinaan Atlet
Di bawah naungan Porserosi, cabang skateboard Indonesia telah mencatat sejumlah prestasi di level internasional.
Pada SEA Games 2025 Thailand, Basral Graito Hutama meraih medali emas nomor street putra.
Sementara Wayan Malana menyumbangkan medali perak nomor street putri.
Pada Asian Games 2023 Hangzhou, Sanggoe Darma Tanjung berhasil meraih medali perak nomor street putra.
KONI juga mengapresiasi pelaksanaan cabang olahraga sepatu roda dalam PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
"Betapa atlet-atlet kita punya potensi untuk ke depan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi," ujarnya.
KONI meminta pembinaan atlet dipersiapkan secara matang untuk menghadapi PON XXII 2028 NTT-NTB.
Marciano menekankan pentingnya sistem kompetisi berjenjang dan berkesinambungan untuk menjaring atlet tanpa memandang latar belakang.
Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antar pengurus sebagai kunci keberhasilan program organisasi.
Strategi Porserosi dan Peran Komunitas
Velix Vernando Wanggai kembali melanjutkan kepemimpinannya setelah terpilih dalam Munas IX Porserosi 2025.
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan Porserosi mencakup perwakilan dari seluruh Indonesia serta melibatkan mantan atlet.
Beberapa legenda sepatu roda yang turut menjadi pengurus antara lain Hengky Hendrayana Surya, Detje Ahmad Nursyamsi, Vanya Zulkarnaen, Eri Marina Yo, Allan Chandra, Hery Hengky Irawan, Erlangga Ardianza Wibowo, serta Anthony Adam Caya.
"Skateboard, kita menyadari merupakan olahraga Olimpiade yang menjadi bagian dari kami," ujarnya.
Velix menekankan pentingnya pembinaan atlet muda dan kesiapan mengikuti kualifikasi internasional.
"Ini membutuhkan talenta dan bintang muda yang kemudian kita harus mengikuti kualifikasi di berbagai negara," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa strategi pembinaan juga menyasar komunitas karena skateboard merupakan olahraga berbasis komunitas yang tersebar luas dari Aceh hingga Papua.
"Olahraga sepatu roda dan skateboard yang dilakukan mulai dari anak-anak hingga dewasa dan juga masuk kategori rekreasi hingga prestasi," jelasnya.
Pembinaan berjenjang dilakukan dari tingkat daerah hingga pusat melalui kompetisi rutin.
Porserosi juga mengembangkan aspek sport industry, sport tourism, serta memanfaatkan sport science dalam pembinaan atlet.
Velix berharap kolaborasi dengan berbagai pihak terutama KONI dapat mendorong peningkatan prestasi hingga ke level dunia.
"Dengan pelantikan hari ini, kami siap mendapatkan arahan, sejalan dengan Bapak Ketum KONI Pusat dan pemerintah. Kami siap menjalankan arahan direktif dari KONI," tegasnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick







