
Pantau - Indonesia tidak hanya mengirimkan atlet, tetapi juga petugas antidoping dalam ajang Asian Beach Games 2026 yang digelar di Sanya pada 22–30 April 2026.
Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) untuk pertama kalinya menugaskan personel dalam ajang tersebut setelah menerima undangan dari panitia penyelenggara.
Personel yang ditugaskan adalah Rifaldi sebagai Doping Control Officer.
Rifaldi bertugas membantu persiapan hingga pelaksanaan pengumpulan sampel doping selama kompetisi berlangsung.
“IADO menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan karena undangan ini merupakan bentuk pengakuan internasional terhadap kualitas dan komitmen IADO dalam menjaga profesionalisme serta integritas petugas doping control di Indonesia,” demikian pernyataan IADO.
Rifaldi menjadi satu dari empat petugas yang terpilih sebagai International Doping Control Officer bersama perwakilan dari Yordania, Kirgistan, dan Thailand.
Keterlibatan ini dinilai menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi dan pengalaman sumber daya manusia Indonesia di bidang antidoping.
Pengalaman internasional tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kejuaraan di dalam negeri.
IADO juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas personel agar dapat berkontribusi dalam ajang olahraga besar seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
- Penulis :
- Gerry Eka





