HOME  ⁄  Olahraga

Jannik Sinner Tolak Disandingkan dengan Big Three Meski Ukir Rekor Bersejarah di Madrid Open 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Jannik Sinner Tolak Disandingkan dengan Big Three Meski Ukir Rekor Bersejarah di Madrid Open 2026
Foto: (Sumber: Petenis Italia Jannik Sinner bereaksi setelah memenangi laga final Madrid Open 2026 melawan petenis Jerman Alexander Zverev di Caja Magica, Madrid, Spanyol, Minggu (3/5/2026). Mutua Madrid Open.)

Pantau - Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner menolak disandingkan dengan Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic meski mencatatkan rekor lima gelar ATP Masters 1000 berturut-turut usai menjuarai Madrid Open 2026 pada Minggu (3/5/2026).

Sinner Tegaskan Tak Ingin Bandingkan Diri

Sinner menyampaikan bahwa pencapaiannya tidak dapat dibandingkan dengan dominasi The Big Three yang telah lama menguasai dunia tenis.

“Seperti yang selalu saya katakan, saya tidak bisa membandingkan diri saya dengan Rafa, Roger, Novak,” ungkapnya dalam konferensi pers, dikutip dari ATP.

Ia menambahkan bahwa dirinya bermain bukan untuk mengejar rekor, melainkan untuk dirinya sendiri serta orang-orang terdekat.

“Saya tidak bermain untuk rekor-rekor ini, atau saya tidak bermain untuk rekor secara umum. Saya bermain untuk diri saya sendiri,” ujarnya.

Rekor Gemilang dan Konsistensi Performa

Sinner mencatat sejarah dengan meraih lima gelar Masters 1000 beruntun, dimulai dari Paris, lalu Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, hingga Madrid.

Dalam final Madrid Open, ia tampil dominan dengan mengalahkan Alexander Zverev 6-1, 6-2.

Ia hanya kehilangan dua set dari total 27 pertandingan selama rangkaian kemenangan tersebut di berbagai permukaan lapangan.

“Tentu saja, itu sangat berarti, angka-angka yang fantastis. Tetapi ada banyak disiplin, banyak pengorbanan di baliknya,” katanya.

Sinner juga menekankan pentingnya rutinitas dan kerja keras dalam menjaga performa konsisten di level tertinggi.

Waspadai Munculnya Talenta Baru

Meski sedang berada di puncak performa, Sinner menilai persaingan tenis dunia akan terus berkembang dengan hadirnya pemain-pemain baru.

“Ada pemain-pemain hebat, pemain yang kita kenal, dan juga pemain yang tampaknya akan datang, dan sebenarnya mereka sudah ada di sini,” ucapnya.

Ia mencontohkan munculnya nama-nama baru yang mulai mencuri perhatian di turnamen besar.

Sinner menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri dan tidak ada laga yang mudah di level tertinggi.

Penulis :
Aditya Yohan