
Pantau - Petenis Jerman Alexander Zverev memuji performa Jannik Sinner setelah kalah telak di final Madrid Open 2026 dengan skor 1-6, 2-6 dari petenis nomor satu dunia tersebut.
Dominasi Sinner dan Pengakuan Zverev
Zverev menilai Sinner tampil sangat stabil tanpa mengalami penurunan performa sepanjang pertandingan.
"Saya pikir dia sangat stabil," katanya.
"Dia tidak mengalami penurunan performa, dia tidak mengalami fase di mana dia merosot. Saya pikir itulah mengapa dia menjadi pemain nomor satu dunia," ujarnya.
Ia juga menyebut terdapat kesenjangan performa yang cukup besar antara Sinner dengan pemain lain di ATP Tour saat ini.
"Saya pikir ada kesenjangan besar antara Sinner dan semua orang lain saat ini," kata Zverev.
Evaluasi Kekalahan dan Rekor Sinner
Meski mengakui kehebatan lawannya, Zverev menilai kekalahan tersebut juga dipengaruhi performa buruknya sendiri di laga final.
"Saya pikir hari ini saya akan kalah dari siapa pun, jujur saja. Saya pikir hari ini saya memainkan pertandingan tenis yang buruk," ujarnya.
Kekalahan ini menambah catatan buruk Zverev dalam head to head melawan Sinner menjadi 4-10, termasuk enam kekalahan beruntun tanpa memenangkan satu set pun.
Sinner sendiri mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang menjuarai lima turnamen ATP Masters 1000 secara beruntun sejak 1990.
- Penulis :
- Aditya Yohan





