HOME  ⁄  Olahraga

Ducati Hanya Turunkan Bagnaia di MotoGP Catalunya 2026 Usai Marc Marquez Jalani Operasi Ganda

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Ducati Hanya Turunkan Bagnaia di MotoGP Catalunya 2026 Usai Marc Marquez Jalani Operasi Ganda
Foto: Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez (sumber: MotoGP)

Pantau - Ducati dipastikan hanya menurunkan satu pembalap pada MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 setelah Marc Marquez masih menjalani pemulihan pascaoperasi akibat kecelakaan saat sprint race MotoGP Prancis di Le Mans.

Ducati Lenovo Team mengonfirmasi tidak akan menunjuk pembalap pengganti untuk Marc Marquez pada seri Catalunya di Barcelona.

Marc Marquez menjalani operasi ganda pada kaki kanan dan bahu kanan di Madrid setelah mengalami kecelakaan pada sprint race MotoGP Prancis di Le Mans, Minggu (10/5/2026).

Tim pabrikan Ducati mengambil keputusan tersebut karena jarak waktu antara seri Le Mans dan Catalunya sangat singkat sehingga Marquez dinilai perlu fokus menjalani proses pemulihan.

Ducati menyebut operasi yang dijalani pembalap bernomor 93 tersebut berjalan sukses meski belum memastikan kapan Marquez dapat kembali membalap di MotoGP musim 2026.

Ducati Kehilangan Kandidat Juara

Absennya Marc Marquez menjadi kehilangan besar bagi Ducati karena mantan juara dunia MotoGP itu merupakan salah satu kandidat kuat perebutan gelar musim ini.

Cedera Marquez terjadi setelah dirinya terjatuh pada sprint race MotoGP Prancis sehingga harus menjalani operasi untuk menstabilkan cedera pada kaki kanan dan bahunya.

Ducati berharap proses pemulihan Marquez berjalan lancar agar dapat segera kembali ke lintasan MotoGP.

Bagnaia Memikul Tanggung Jawab Penuh

Dengan absennya Marquez, Francesco Bagnaia menjadi satu-satunya pembalap tim pabrikan Ducati pada MotoGP Catalunya 2026 di Barcelona.

Bagnaia kini memikul tanggung jawab penuh menjaga performa Ducati pada balapan kandang tersebut.

Sebelumnya Bagnaia tampil kompetitif di Le Mans meski gagal finis pada balapan utama setelah mengalami kecelakaan saat bersaing di barisan depan.

Penulis :
Arian Mesa