
Pantau - Juara dunia kelas jerami WBC Melvin Jerusalem menegaskan tekadnya untuk kembali mengalahkan Siyakholwa Kuse dalam duel ulang yang digelar di Kempton Park, Afrika Selatan, Sabtu (16/5).
“Kami mengetahui apa yang Kuse tawarkan. Dia adalah petarung yang cepat dan teknis, tetapi kami di sini untuk menunjukkan mengapa kami adalah juara,” kata Jerusalem seperti dikutip dari laman WBC, Jumat.
Pertarungan ini menjadi pertemuan kedua kedua petinju setelah Jerusalem menang pada duel pertama di Filipina pada Oktober 2025.
Kemenangan tersebut membuat petinju asal Filipina itu sukses mempertahankan sabuk juara dunia yang direbutnya kembali pada Maret 2024.
Jerusalem Datang sebagai Juara Bertahan
Melvin Jerusalem membawa rekor 25 kemenangan dengan 12 kemenangan KO dan tiga kekalahan menjelang duel ulang ini.
Ia datang ke Afrika Selatan dengan status juara bertahan sekaligus membawa misi mempertahankan sabuk “Hijau dan Emas” milik WBC.
Dalam konferensi pers jelang laga, Jerusalem dan Kuse menunjukkan sikap saling menghormati.
Namun, kedua petinju sama-sama menegaskan telah menjalani kamp pelatihan terbaik dan siap meraih kemenangan.
Jerusalem menilai pengalaman dan ketenangannya akan kembali menjadi pembeda dalam pertarungan nanti.
Kuse Andalkan Kecepatan dan Gaya Kidal
Sementara itu, Siyakholwa Kuse datang dengan motivasi tinggi karena tampil di depan publik tuan rumah.
Petinju berkuda-kuda southpaw itu membawa rekor sembilan kemenangan, empat KO, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Pada duel pertama, kecepatan tangan dan mobilitas Kuse sempat membuat Jerusalem kesulitan menemukan ritme permainan.
Gaya bertarung kidal Kuse juga menjadi tantangan tersendiri bagi sang juara.
Meski demikian, Jerusalem mampu membalikkan keadaan pada ronde-ronde akhir lewat pengalaman dan akurasi pukulan hingga menang mutlak.
Kini, Kuse percaya diri bisa membalas kekalahan tersebut setelah mempelajari kelemahan lawannya dari pertemuan pertama.
Duel ulang ini diprediksi berlangsung ketat sejak ronde pembuka hingga akhir pertandingan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





