
Pantau - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya setelah tersingkir pada perempat final Malaysia Masters 2026 usai kalah dari wakil China Hu Zhe An dengan skor 21-14, 13-21, 16-21 di Axiata Arena pada Jumat.
Jonatan yang akrab disapa Jojo mengaku persiapannya menuju BWF World Tour Super 750 Singapura Open dan Super 1000 Indonesia Open 2026 harus lebih dimatangkan.
"Ke depan persiapan ke Singapura dan Indonesia harus dimatangkan lagi. Setiap hari pasti akan berjalan berbeda. Di sini, di Singapura dan di Indonesia beda-beda kondisi lapangan dan shuttlecock nya jadi harus cepat penyesuaiannya," ungkap Jonatan usai pertandingan.
Jonatan Sempat Dominasi Gim Pertama
Jonatan mengawali pertandingan dengan baik dan mampu mendominasi jalannya gim pertama sebelum lawannya mulai bangkit pada gim kedua.
Menurut Jojo, Hu Zhe An mulai mampu membaca pola permainannya sehingga dirinya kesulitan mengembangkan strategi di tengah pertandingan.
"Di gim kedua dia mulai banyak membaca pola permainan saya, dan saya kurang siap untuk segera mengubah pola," ujar Jojo.
Pada gim ketiga atau gim penentuan, Jonatan sempat mencoba mengejar ketertinggalan poin namun gagal membalikkan keadaan setelah kehilangan beberapa poin penting di fase akhir laga.
"Di gim ketiga sudah tertinggal tapi saya berusaha mengejar. Tapi beberapa poin krusial hilang, dan membalikkan situasi tidak mudah," katanya.
Fokus Hadapi Singapura Open dan Indonesia Open
Meski gagal melangkah ke semifinal Malaysia Masters 2026, Jonatan menegaskan akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi dua turnamen besar berikutnya.
Berdasarkan laman resmi Badminton World Federation atau BWF, Jonatan akan menghadapi wakil India Prannoy H. S. pada laga pembuka Singapura Open 2026.
Dari 10 pertemuan sebelumnya melawan Prannoy H. S., Jonatan tercatat unggul dengan raihan tujuh kemenangan.
- Penulis :
- Shila Glorya





