HOME  ⁄  Olahraga

Dewa United Gagal ke Final BCL Asia-East 2026 Setelah Dikalahkan Taoyuan Pauian Pilots

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Dewa United Gagal ke Final BCL Asia-East 2026 Setelah Dikalahkan Taoyuan Pauian Pilots
Foto: (Sumber: Para pemain Dewa United Banten berdiskusi di sela pertandingan semifinal BCL Asia-East 2026 melawan Taoyuan Pauian Pilots di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu (23/5/2026). (Dewa United Banten).)

Pantau - Pelatih Dewa United Banten Agusti Julbe Bosch menyebut timnya kehilangan momentum pada dua kuarter terakhir saat kalah 86-100 dari Taoyuan Pauian Pilots pada semifinal BCL Asia-East 2026 di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu 23 Mei 2026.

Kekalahan tersebut membuat Dewa United gagal melaju ke partai final turnamen bola basket Asia tersebut.

Bosch menilai tim asuhannya sebenarnya tampil sangat baik pada babak pertama pertandingan sebelum kehilangan kendali permainan selepas jeda.

"Menurut saya ada dua kondisi yang berbeda, babak pertama adalah pertandingan bola basket yang sangat bagus dan menghibur untuk para penonton, tetapi berbeda saat dua kuarter terakhir," ujar Agusti Julbe Bosch.

Dewa United sempat tampil agresif dan efektif pada dua kuarter awal pertandingan.

Bosch mengatakan Dio Tirta dan rekan-rekannya mampu menjalankan permainan sesuai rencana sebelum turun minum.

Namun, perubahan ritme permainan pada kuarter ketiga menjadi titik balik yang membuat Dewa United kesulitan mempertahankan keunggulan.

"Kami tidak bisa menyesuaikan diri dengan situasi itu di babak kedua, ditambah tentu ada banyak hal yang juga harus kami evaluasi dari permainan kami sendiri," kata Bosch.

Dewa United Sempat Unggul pada Babak Pertama

Taoyuan Pauian Pilots menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 35-32.

Dewa United kemudian bangkit pada kuarter kedua melalui permainan cepat dan efektivitas serangan.

Klub berjuluk Anak Dewa tersebut berhasil membalikkan keadaan dan unggul 63-58 pada akhir kuarter kedua.

Momentum pertandingan berubah setelah jeda pertandingan.

Taoyuan Pauian Pilots tampil dominan pada kuarter ketiga dan berbalik unggul 81-75 menjelang kuarter terakhir.

Guard Dewa United Rio Disi mengatakan timnya kehilangan momentum dalam menerapkan transisi bertahan dan menyerang.

Menurut Rio, kondisi tersebut berhasil dimanfaatkan lawan untuk mengambil keuntungan dalam pertandingan.

Gillenwater Tampil Gemilang Meski Dewa United Tersingkir

Troy Gillenwater menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Dewa United dalam pertandingan tersebut.

Gillenwater mencatatkan 33 poin, tujuh rebound, dan dua assist.

Donell Cooper turut menyumbang 15 poin dan sembilan assist.

Joshua Ibarra juga tampil solid dengan catatan double-double berupa 12 poin dan 15 rebound.

Meski gagal melaju ke final, Dewa United masih akan melanjutkan perjuangan pada laga perebutan peringkat ketiga.

Dewa United dijadwalkan menghadapi Chinggis Broncos di lokasi yang sama pada Minggu 24 Mei 2026.

Penulis :
Gerry Eka