
Pantau - Pembalap Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, Kimi Antonelli, menegaskan masih terlalu dini untuk membicarakan peluangnya merebut gelar juara dunia Formula 1 musim 2026 meski saat ini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan cukup besar atas para pesaingnya.
Kimi menjadi salah satu fenomena Formula 1 musim ini setelah mencatatkan empat kemenangan balapan secara beruntun dan tampil konsisten di berbagai seri.
Pembalap asal Italia tersebut kini memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 131 poin yang diperoleh dari empat kemenangan balapan dan lima kali finis podium sepanjang musim berjalan.
Kimi unggul 50 poin atas rekan setimnya, George Russell, yang menempati posisi kedua klasemen dengan 81 poin.
Meski demikian, Kimi menegaskan bahwa persaingan masih panjang dan belum saatnya membahas peluang menjadi juara dunia.
Kimi mengatakan, "Saya rasa masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu, dan tentu saja, sekarang saya memiliki celah ini, tapi itu tidak berarti saya bisa tenang dan lebih mudah. Sebaliknya, saya harus terus menyamakan dan terus menjaga jarak, karena itu tidak akan mudah."
Kimi Tetap Waspadai Para Pesaing
Meski memiliki keunggulan cukup besar di puncak klasemen, Kimi mengaku belum merasa nyaman karena para rivalnya terus menunjukkan perkembangan dari satu seri ke seri berikutnya.
Menurutnya, George Russell tetap menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar karena memiliki kecepatan yang sangat kompetitif.
Kimi mengatakan, "Pesaing semakin dekat, dan juga George sangat cepat, jadi pastinya aku hanya akan mencoba untuk fokus pada diriku sendiri dan menikmati mengemudi, dan mencoba benar-benar mengemudi secepat mungkin."
Pembalap berusia muda tersebut memilih untuk tetap fokus pada performanya sendiri daripada memikirkan peluang juara dunia yang masih jauh dari akhir musim.
Catat Rekor dan Bersiap ke Monaco Grand Prix
Kimi saat ini tercatat sebagai pembalap termuda yang pernah memimpin klasemen Formula 1 sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Performa impresifnya sepanjang musim membuat namanya masuk dalam bursa calon kuat juara dunia Formula 1 2026.
Meski demikian, fokus utama Kimi tetap menjaga konsistensi dan mempertahankan performa terbaiknya pada setiap balapan yang tersisa.
Tantangan berikutnya bagi Kimi adalah Monaco Grand Prix yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026.
Menjelang balapan di Monako, Kimi memilih berkonsentrasi pada peningkatan performa pribadi dan persiapan menghadapi persaingan yang semakin ketat di papan atas klasemen.
- Penulis :
- Gerry Eka





