
Pantau - BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 siap digelar dengan melibatkan lebih dari 45.000 pelari, termasuk 1.012 peserta mancanegara dari 52 negara, hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Antusiasme Peserta Terus Meningkat
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi motivasi untuk terus memperluas skala penyelenggaraan hingga tingkat internasional.
“Kami ingin tahun depan lebih dari dua ribu pelari internasional. Pak Gubernur (red. Gubernur DKI Jakarta) titip KPI buat saya tahun depan harus 50 ribu peserta lari. Kita kerja keras,” ungkapnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai tingginya minat masyarakat menunjukkan BTN JAKIM telah menjadi salah satu ajang lari yang paling dinantikan setiap tahun.
“Tahun lalu saya memang secara bercanda mentargetkan 45 ribu, dan Alhamdulillah dalam waktu singkat terjual semua. Bahkan masih ada orang yang ingin ngantri untuk mendapatkan slotnya. Jadi ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” ujarnya.
Malaysia menjadi negara dengan peserta internasional terbanyak sebanyak 407 pelari, diikuti Singapura dengan 133 pelari dan Korea Selatan sebanyak 54 pelari.
Half Marathon Jadi Kategori Favorit
Dari peserta domestik, DKI Jakarta menyumbang 14.750 pelari, disusul Jawa Barat sebanyak 12.030 peserta dan Banten sebanyak 5.340 peserta.
BTN JAKIM 2026 akan berlangsung selama dua hari dengan kategori 5K dan 10K pada Sabtu, 13 Juni, serta Half Marathon dan Marathon pada Minggu, 14 Juni.
Kategori Half Marathon menjadi yang paling diminati dengan 16.400 peserta, diikuti 10K sebanyak 15.000 peserta, Marathon 8.600 peserta, dan 5K sebanyak 5.500 peserta.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas dan mensterilkan sejumlah ruas jalan utama seperti Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said selama perlombaan berlangsung.
Pramono menegaskan, “Kami sudah memutuskan hari Sabtu dan Minggu tidak ada Car Free Day karena memang semua jalur akan disterilkan supaya para pelari bisa menikmati lari dengan nikmat.”
- Penulis :
- Aditya Yohan





