HOME  ⁄  Olahraga

Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar hingga Tersingkir dari Unggulan Kedua China di Australian Open 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar hingga Tersingkir dari Unggulan Kedua China di Australian Open 2026
Foto: (Sumber :Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto (kiri) dan Gloria Emanuelle Widjaja (kanan) berusaha mengembalikan kok ke arah ganda campuran Malaysia Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Rehan/Gloria gagal melaju ke babak 16 besar usai kalah rubber gim 21-17, 16-21 dan 21-23. ANTARA FOTO/Fauzan/bar.)

Pantau - Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja mengakui kurang sabar saat menghadapi unggulan kedua asal China Guo Xin Wa dan Chen Fang Hui sehingga harus terhenti di perempat final Australian Open 2026 di Sydney, Jumat.

Rehan Sebut Permainan Lawan Lebih Sabar

Rehan dan Gloria yang berstatus unggulan kedelapan kalah dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 14-21 sehingga gagal melanjutkan langkah di turnamen BWF Super 500 tersebut.

Rehan mengatakan, “Kami pastinya kurang puas dengan hasil hari ini, sangat mengecewakan untuk saya, Kak Gloria, dan Ci Vita (Marissa) juga. Mereka bermain lebih sabar daripada kami.”

Ia menilai pasangan China mampu menguasai tempo pertandingan sejak awal sehingga menyulitkan mereka mengembangkan permainan.

Gloria Soroti Pentingnya Ketenangan dalam Mencari Poin

Gloria mengungkapkan pelajaran penting dari laga tersebut adalah perlunya menjaga ketenangan saat membangun serangan dan mencari celah untuk meraih poin.

Ia menyampaikan, “Pelajaran yang bisa diambil kami harus bisa lebih tenang lagi, belajar cari celah, lebih bisa berpikir untuk mencari kesempatan satu poin. Berasa sih tadi di saat tenang, kami bisa atasi, bisa dapat poin.”

Menurut Gloria, pasangan China sulit dimatikan hanya dengan satu kali serangan sehingga dibutuhkan kesabaran untuk membangun reli secara berulang.

Ia menambahkan, “Kalau secara permainan kurang puas, mereka lebih banyak menyerang kami. Di gim pertama kesalahan kami karena langsung tertinggal jauh di awal jadi untuk mengejarnya kejauhan.”

Gloria juga mengatakan, “Mereka juga kan memang susah untuk dimatikan dalam sekali percobaan, harus berulang-ulang dan di situnya kami kurang sabar.”

Meski langkah mereka terhenti di babak perempat final, Australian Open 2026 menjadi bagian dari proses Rehan dan Gloria dalam membangun kembali performa setelah Rehan pulih dari cedera.

Penulis :
Aditya Yohan