HOME  ⁄  Olahraga

Pemerintah Menegaskan MPL Indonesia Season 17 sebagai Wadah Ekonomi Kreatif dan Pengembangan IP Lokal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Menegaskan MPL Indonesia Season 17 sebagai Wadah Ekonomi Kreatif dan Pengembangan IP Lokal
Foto: (Sumber : Dari kiri ke kanan; Co-founder dan Direktur Tale X Joshua Budiman, Wakil Menteri Kementrian Ekonomi Kreatif Irene Umar, President Director TODAK Shinta Dhanuwardoyo, dan Head of ID Esports Business Development MOONTON Games Martinus H Manurung berfoto bersama usai konferensi pers dalam Grand Final Mobile Legends Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 di Jakarta International Velodrome, Minggu (14/6/2026)

Pantau - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan esports sebagai creative playground yang menghubungkan talenta muda dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif dalam konferensi pers Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 di Jakarta International Velodrome pada Minggu, 14 Juni 2026.

Komitmen Membangun Ekosistem Esports Berkelanjutan

Irene menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri tidak boleh bersifat sementara maupun sekadar seremonial.

Ia mengungkapkan, "Partnership tidak bisa hanya one-off atau seremonial. Kami menjalin hubungan yang berkelanjutan untuk menjadikan MPL sebagai creative playground bagi para pejuang ekonomi kreatif supaya memiliki panggung untuk berkarya."

Menurut Irene, konsep creative playground tidak hanya ditujukan bagi pelaku yang telah berada di industri esports, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin mengenal dan menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

Ia menilai esports telah berkembang menjadi industri yang mampu membuka peluang karier sekaligus mendorong lahirnya berbagai karya kreatif baru.

Irene berharap semakin banyak anak muda tertarik menekuni industri esports tanpa ragu terhadap prospek karier yang tersedia.

Ia juga menyatakan, "Hari ini kita melihat langsung kolaborasi IP yang tidak hanya diumumkan, tetapi juga ada tindak lanjutnya. Esports bisa menjadi trendsetter di berbagai lini industri di luar esports, termasuk fashion."

Selain itu, Irene mengatakan, "Saya berharap esports Indonesia bisa menjadi pemersatu bangsa."

Kolaborasi IP Lokal Dorong Peluang Ekonomi Baru

Pada pembukaan MPL Indonesia Season 17 pada akhir April 2026, Moonton Games dan perusahaan agensi kekayaan intelektual Tale X menandatangani nota kesepahaman untuk memperluas integrasi IP lokal dengan ekosistem kompetisi tersebut.

Enam IP lokal yang terlibat dalam kerja sama itu meliputi Starla, Halomiyu, Beemala, Hai Dudu, Khuga, dan Cerita Sole yang dihadirkan dalam rangkaian Thematic Week sepanjang musim kompetisi.

Kolaborasi antara Moonton Games dan Tale X juga menghadirkan karakter Suga sebagai bagian dari upaya memperluas keterlibatan komunitas kreatif dalam industri esports nasional.

Head of Indonesia Esports Business Development Moonton Games Martinus H. Manurung menjelaskan bahwa pengembangan IP lokal di dalam MPL bertujuan menciptakan peluang ekonomi baru bagi para kreator.

Ia mengungkapkan, "Target akhirnya bagaimana IP yang kita ciptakan bersama bisa membantu menciptakan lapangan kerja baru ataupun sumber kreativitas baru yang dapat dimonetisasi."

Menurut Martinus, hasil kolaborasi tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk kreatif seperti merchandise, apparel, komik, hingga animasi.

Ia menambahkan bahwa kehadiran IP lokal di dalam ekosistem esports diharapkan mampu mendorong kreativitas anak muda sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis karya intelektual.

Pemerintah bersama pelaku industri secara keseluruhan mendorong esports tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi ekonomi kreatif yang mampu menciptakan peluang kerja, memperkuat pengembangan IP lokal, memacu inovasi lintas sektor, dan menjadi sarana pemersatu masyarakat.

Penulis :
Gerry Eka