
Pantau - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Junior 2026 di Jakarta sekaligus melepas Tim Nasional Boling Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Boling Junior 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia.
Pembukaan kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda sekaligus persiapan menghadapi kompetisi internasional.
Kejurnas Jadi Ajang Cetak Atlet Masa Depan
Marciano mengapresiasi konsistensi Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) dalam menyelenggarakan kompetisi berjenjang untuk membina atlet muda.
"PBI secara konsisten menyelenggarakan Kejuaraan Nasional. Dari proses pembinaan tersebut, kita berharap lahir atlet-atlet yang mampu meraih prestasi pada single maupun multi-event internasional," ungkap Marciano.
Kejurnas Boling Junior 2026 diikuti 70 atlet putra dan putri dari delapan provinsi yakni Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan DKI Jakarta.
Para peserta bersaing dalam tiga kelompok usia yaitu U-15, U-21, dan U-25.
Marciano juga memberikan apresiasi kepada klub boling di seluruh Indonesia yang terus menjalankan pembinaan atlet secara berkelanjutan serta para orang tua yang mendukung anak-anak mereka menekuni olahraga prestasi.
Timnas Boling Dilepas Menuju Kejuaraan Dunia
Pada kesempatan yang sama, KONI Pusat melepas Tim Nasional Boling Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia Boling Junior 2026 di Malaysia.
Marciano menegaskan keikutsertaan Indonesia tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi ajang menunjukkan kualitas atlet Indonesia di tingkat dunia.
"Atlet-atlet yang kita lepas hari ini adalah Patriot Olahraga, pejuang di masa damai yang setiap tetes keringat dan perjuangannya dipersembahkan untuk Indonesia," ujarnya.
Ketua Umum PB PBI Agus Muhammad Bahron berpesan agar para atlet fokus menampilkan permainan terbaik tanpa terbebani target kemenangan semata.
"Yang terpenting, bermainlah dengan baik karena kalian membawa nama Indonesia di kancah internasional," kata Agus.
Menurutnya, disiplin, rasa percaya diri, dan semangat juang menjadi modal utama untuk meraih prestasi di level dunia.
Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Prestasi
Dukungan juga disampaikan Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Jadi Rajagukguk yang menilai kejuaraan nasional merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet masa depan.
"Prestasi tidak lahir hanya dari kerja keras atlet semata, melainkan juga dari dukungan ekosistem organisasi cabang olahraga yang kuat dan berkelanjutan," ujarnya.
Melalui Kejurnas Boling Junior 2026 dan partisipasi tim nasional pada Kejuaraan Dunia Boling Junior, pembinaan olahraga boling Indonesia diharapkan semakin kuat dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





