
Pantau - Jannik Sinner akan menghadapi Alexander Zverev pada final Wimbledon 2026 di All England Club, London, Minggu malam WIB, dalam pertandingan yang mempertemukan petenis nomor satu dunia dengan juara Grand Slam terbaru.
Zverev datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai French Open bulan lalu yang menjadi gelar Grand Slam pertama dalam karier petenis Jerman berusia 29 tahun tersebut.
Ia berpeluang menjadi petenis putra pertama pada era Open yang mampu menjuarai dua Grand Slam secara beruntun serta menjadi petenis ketujuh yang memenangi French Open dan Wimbledon pada tahun yang sama.
"Setelah juara Grand Slam, Anda tahu bagaimana cara melakukannya dan merasa bisa melakukannya lagi," ungkap Zverev.
Sinner Unggul Rekor Pertemuan
Catatan pertemuan menjadi tantangan bagi Zverev karena ia menelan sembilan kekalahan beruntun dari Sinner.
Meski demikian, keduanya belum pernah bertemu dalam pertandingan level tur di lapangan rumput.
Servis keras Zverev dinilai dapat menjadi senjata utama di Wimbledon yang memiliki karakter pantulan bola rendah.
Sinner mengakui lawannya datang dengan kepercayaan diri tinggi menjelang laga puncak.
"Kepercayaan dirinya bagus dan dia sangat rileks di lapangan," ujar Sinner.
Final Penentu Persaingan Tenis Putra Dunia
Sinner melaju ke final setelah mengalahkan Novak Djokovic di semifinal.
Sinner tampil dominan sepanjang Wimbledon dengan tidak kehilangan satu set pun sejak laga pembuka yang berlangsung lima set melawan Miomir Kecmanovic.
Petenis Italia itu membidik gelar Grand Slam kelima dalam kariernya setelah melewati musim yang diwarnai kekalahan pada semifinal Australian Open dari Novak Djokovic dan gagal mempertahankan keunggulan dua set saat menghadapi Juan Manuel Cerundolo di French Open.
Setelah itu, Sinner kembali menunjukkan konsistensi dengan mencatat 30 kemenangan beruntun pada awal musim serta merebut lima gelar ATP Masters 1000 secara berturut-turut.
Sementara itu, Zverev membawa modal 11 kemenangan beruntun di turnamen Grand Slam menjelang final.
Hasil pertandingan ini juga akan memengaruhi persaingan tenis putra dunia karena Zverev dipastikan naik ke peringkat kedua dunia menggantikan Carlos Alcaraz setelah Wimbledon.
- Penulis :
- Gerry Eka





