
Pantau - Pebalap Slovenia Tadej Pogacar berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen umum Tour de France 2026 setelah melewati etape ke-17 dari Chambéry menuju Voiron, Prancis, tanpa kehilangan waktu dari para pesaing utamanya, Rabu (22/7).
Pebalap UAE Emirates XRG itu tetap berada di kelompok kandidat juara meski balapan berlangsung agresif dan diwarnai sejumlah serangan yang sempat memecah peloton.
Ia mengatakan, "Saya memang sudah memperkirakan ini akan menjadi hari yang berat dengan pertarungan hingga setelah tanjakan. Itu benar-benar etape yang sulit."
Pogacar Tetap Kawal Para Rival
Pogacar menilai terpecahnya rombongan pembalap saat menuruni lintasan merupakan bagian yang wajar dalam dinamika balapan sebelum kelompok breakaway terbentuk.
Ia mengatakan, "Saya rasa tidak ada yang benar-benar ingin berkomitmen ketika rombongan mulai terpecah di turunan. Setelah kami tiba di bagian bawah, barulah breakaway terbentuk. Itu hal yang normal."
Pada etape sepanjang 174,7 kilometer tersebut, Pogacar terus mengawasi pergerakan para pesaingnya di klasemen umum, termasuk Remco Evenepoel, Paul Seixas, Juan Ayuso, dan Mattias Skjelmose.
Sementara itu, Isaac del Toro dan Tom Pidcock sempat berada di kelompok pengejar pada paruh awal balapan.
Khawatir Kondisi Adam Yates
Pogacar juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rekan setimnya, Adam Yates, yang tertinggal dari peloton sekitar 65 kilometer menjelang finis setelah mengalami sakit sehari sebelumnya.
Ia mengatakan, "Dia sakit kemarin pagi dan sudah menderita sejak kemarin. Pagi ini dia terlihat jauh lebih baik, tetapi setelah mengalami hari yang buruk, dampaknya memang bisa terasa kemudian. Saya berharap dia tidak terlalu memaksakan diri dan bisa lebih baik besok."
Etape ke-17 dimenangi pebalap Belgia Jasper Philipsen, namun hasil tersebut tidak mengubah persaingan di papan atas sehingga Pogacar tetap mengenakan jersey kuning menjelang etape-etape penentuan di pegunungan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





