
Pantau - Mantan juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC) Kamaru Usman mengaku tengah mempertimbangkan pensiun dari dunia mixed martial arts setelah kalah angka dari Dricus du Plessis dalam laga utama UFC Oklahoma City.
Kekalahan tersebut membuat petarung asal Nigeria itu berencana mengevaluasi kelanjutan kariernya bersama tim dan para pelatih.
Kamaru Akan Evaluasi Masa Depan Karier
Usman mengatakan, "Saat ini, saya hanya perlu duduk bersama para pelatih, duduk bersama tim, mengevaluasi semuanya," ungkapnya.
Dalam pertarungan kelas menengah, Usman kalah melalui keputusan juri dengan skor 50-45, 46-49, dan 46-49 dari mantan juara Dricus du Plessis.
Ia mengaku masih mempertimbangkan apakah akan kembali bertarung, turun ke kelas welter, tetap di kelas menengah, atau mengakhiri kariernya di UFC.
Usman mengatakan, "(Kami) mengevaluasi posisi saya dalam karir. Secara keseluruhan, melihat apakah layak untuk terus melakukan ini. Apakah layak untuk terus membuat mereka melewati itu," ujarnya.
Kekalahan Dinilai Jadi Bahan Renungan
Petarung berjuluk The Nigerian Nightmare itu mengaku selalu mampu memberikan perlawanan dalam kekalahan-kekalahan sebelumnya, termasuk saat menghadapi Leon Edwards dan Khamzat Chimaev.
Usman mengatakan, "Dengar, saya tidak pernah benar-benar keluar dan tidak mewakili mereka dengan tepat, diri saya sendiri dan pelatih saya. Yang ini sulit karena saya merasa tidak melakukannya," katanya.
Ia juga menyinggung pertarungan melawan Khamzat Chimaev yang diterimanya dengan waktu persiapan singkat serta laga ulang kontra Leon Edwards yang menurutnya berjalan baik hingga menerima tendangan ke kepala pada menit-menit akhir.
Usman mengatakan, "Mungkin saya seharusnya tidak berada di sana tetapi saya memaksakan diri, saya berkata, 'Anda tahu apa, saya keras kepala, saya akan masuk dan bertarung dan di tengah pertarungan itu saya menemukan diri saya kembali," ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Usman mengakui penilaian publik terhadap penampilannya usai kalah dari Dricus merupakan hal yang sulit diterima.
Ia mengatakan, "Ini penilaian yang adil dan jujur. Meskipun mungkin saya tidak merasakannya di dalam hati, kelihatannya memang begitu dan saya tidak menyukainya," tutupnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





