
Pantau - LeBron James menghadapi dilema emosional sebelum memutuskan bergabung dengan Philadelphia 76ers setelah mempertimbangkan tawaran dari Cleveland Cavaliers, Miami Heat, Golden State Warriors, dan akhirnya memilih 76ers.
Proses Sulit Sebelum Menentukan Pilihan
CEO Klutch Sports Group Rich Paul mengatakan proses pengambilan keputusan LeBron James berlangsung sangat sulit karena faktor emosional terhadap klub-klub yang pernah menjadi bagian penting dalam kariernya.
Ia mengatakan, "Keterikatan emosional dan betapa sulitnya meninggalkan Miami dan Cleveland. Siapa yang tidak ingin bermain bersama Steph Curry dan Draymond Green? Saya melihat roller coaster emosional itu setiap hari."
Paul mengungkapkan James terus mengubah pertimbangannya hingga akhirnya memutuskan menerima pinangan Philadelphia 76ers pada Jumat pukul 01.00 waktu setempat.
Menurut Paul, James harus memilih antara kembali ke Cavaliers atau Heat yang memiliki ikatan kuat dengannya atau memulai tantangan baru bersama 76ers maupun Warriors.
Peluang Juara Jadi Faktor Penentu
Philadelphia semakin menarik bagi James setelah 76ers mendatangkan Jaylen Brown melalui pertukaran pemain dengan Boston Celtics pada 1 Juli.
Kehadiran Brown bersama Tyrese Maxey dan Joel Embiid dinilai memperbesar peluang James untuk memburu gelar NBA kelima dalam kariernya.
Paul mengatakan kedekatan James dengan Maxey yang sama-sama berada di bawah naungan Klutch Sports dan telah berlatih bersama selama lima tahun turut memengaruhi keputusan tersebut.
Ia mengungkapkan, "Ketika Anda menambahkan LeBron, semuanya berubah. Itulah mengapa tidak mudah bagi orang yang dianggap pemain bintang dalam sebuah tim ketika dia datang, dia menunjukkan seberapa besar atau kecil sebenarnya status bintang Anda."
Paul menambahkan Minnesota Timberwolves juga sempat masuk dalam pertimbangan James sebelum pilihan mengerucut menjadi empat tim.
Ia menyebut James kini merasa puas dengan keputusannya dan optimistis masyarakat Philadelphia akan memberikan sambutan hangat kepada sang bintang NBA.
- Penulis :
- Gerry Eka





