HOME  ⁄  Olahraga

Perbasi Menetapkan 12 Pemain Timnas Basket Putra untuk Berlaga di Asian Games 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Perbasi Menetapkan 12 Pemain Timnas Basket Putra untuk Berlaga di Asian Games 2026
Foto: Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu (kanan) mendampingi Ketua Umum PP Perbasi Budisatrio Djiwandono (kiri) memberikan motivasi kepada timnas bola basket putra Indonesia saat meninjau Pelatnas Basket 5x5 Putra di Basketball Court Roar Performance Center, Kemang, Jakarta, Sabtu (5/7/2026).

Pantau - Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menetapkan 12 pemain yang akan memperkuat Timnas Basket Putra Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Dua pemain naturalisasi, Lester Prosper dan Anthony Beane, masuk dalam skuad bersama sejumlah pemain berpengalaman seperti Derrick Michael, Andakara Prastawa, Vincent Kosasih, dan Yudha Saputera yang dipercaya menjadi kapten.

Ketua Umum DPP Perbasi Budisatrio Djiwandono optimistis komposisi pemain yang dipilih dapat memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia.

"Kami melihat bahwa dengan dikumpulkannya putra-putra terbaik untuk ajang Asian Games ini, saya rasa kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Budisatrio.

Selain mereka, Indonesia diperkuat Abraham Grahita, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Dame Diagne, Pandu Wiguna, serta Fhirdan Guntara yang menjadi satu-satunya pemain debutan Timnas Basket Putra tahun ini.

Indonesia akan menghadapi persaingan ketat karena tergabung satu grup dengan tuan rumah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.

"Kita tahu bahwa perjuangan ini tidak mudah dan tim-tim yang akan mereka hadapi adalah tim-tim hebat dari Asia. Namun, saya yakin dengan pengalaman yang ada, beberapa atlet sudah memiliki pengalaman yang cukup panjang, dan diperkuat dengan bibit-bibit muda, saya rasa ini merupakan kombinasi yang baik untuk menghadapi tim-tim tersebut," ujar Budisatrio.

Indonesia sebelumnya belum terkualifikasi untuk Asian Games 2026, tetapi akhirnya memperoleh kesempatan bertanding setelah tersedia slot peserta.

"Kita ketahui bersama, tadinya timnas putra belum terkualifikasi untuk Asian Games. Namun, karena kemarin ada slot yang terbuka, akhirnya Indonesia bisa berkompetisi," kata Budisatrio.

"Kami juga menitipkan kepada pelatih dan para atlet untuk memberikan yang terbaik. Kami ingin mereka berkompetisi sebagus-bagusnya. Kita doakan mereka bisa memberikan hasil yang terbaik," lanjutnya.

Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang pada 10 September, Korea Selatan pada 11 September, dan Arab Saudi pada 13 September 2026.

Brandon Jawato tidak masuk dalam daftar akhir karena terkendala kebugaran, sedangkan Reza Guntara, Kelvin Sanjaya, dan Antoni Erga tersisih pada tahap akhir persiapan.

Timnas Indonesia juga tidak diperkuat Marques Bolden karena klubnya, Levanga Hokkaido, tidak melepas pemain tersebut untuk mengikuti Asian Games.

Managing Director Badan Tim Nasional DPP Perbasi Jeremy Imanuel Santoso menjelaskan Asian Games tidak termasuk kalender kompetisi FIBA sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas pemain.

"Jadi, setelah Perbasi melakukan komunikasi dan beberapa kali bolak-balik dengan klub, atletnya sebenarnya siap 100 persen. Namun, kebetulan jadwal Asian Games selesai empat hari sebelum jadwal Liga Jepang. Asian Games juga bukan bagian dari kalender kompetisi FIBA, sehingga klub tidak diwajibkan untuk melepas pemain," ujar Jeremy.

Sementara itu, Derrick Michael memperoleh izin dari klub Jepang, Saga Ballooners, untuk membela Indonesia.

"Derrick akan menjadi satu-satunya Asian import yang bermain di Asian Games," kata Jeremy.

Skuad Indonesia terdiri atas Derrick Michael, Abraham Grahita, Ali Bagir, Andakara Prastawa, Yudha Saputera, Vincent Kosasih, Hendrick Yonga, Lester Prosper, Dame Diagne, Pandu Wiguna, Fhirdan Guntara, dan Anthony Beane.

Timnas Basket Putra Indonesia akan dipimpin pelatih kepala David Singleton dengan didampingi asisten pelatih Andri Malay dan Ismael.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026