HOME  ⁄  Olahraga

Jessica Pegula Melaju ke Semifinal DC Open Usai Singkirkan Anna Kalinskaya Dua Set Langsung

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Jessica Pegula Melaju ke Semifinal DC Open Usai Singkirkan Anna Kalinskaya Dua Set Langsung
Foto: (Sumber :Petenis Amerika Jessica Pegula beraksi pada babak perempat final Mubadala Citi DC Open 2026 melawan Anna Kalinskaya di Washington D.C., Amerika Serikat, Jumat (31/7/2026). Mubadala Citi DC Open.)

Pantau - Petenis Amerika Serikat Jessica Pegula memastikan tempat di semifinal Mubadala DC Open 2026 setelah mengalahkan Anna Kalinskaya dengan skor 6-3, 7-5 pada babak perempat final di Washington, Sabtu WIB.

Kemenangan tersebut menjadi yang keenam bagi Pegula dalam tujuh pertemuannya melawan Kalinskaya.

"Saya selalu tegang saat menghadapinya, terutama pada akhir pertandingan," ujar Pegula.

Servis Jadi Kunci Kemenangan

Pegula tampil solid sepanjang pertandingan dengan baru menghadapi break point pertama saat berusaha menutup laga pada kedudukan 6-3, 5-4.

Petenis peringkat lima dunia itu mencatatkan enam ace, memenangi 80 persen poin dari servis pertama, serta 64 persen poin dari servis kedua untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Pegula mengatakan peningkatan kualitas servis merupakan hasil latihan bersama pelatih Mark Knowles dan Mark Merklein selama dua tahun terakhir.

"Saya rasa saya kini lebih percaya diri saat bertanding untuk mengarahkan servis ke berbagai titik," ungkapnya.

Washington Jadi Turnamen Spesial

Keberhasilan lolos ke semifinal membuat Pegula untuk ketiga kalinya menembus empat besar di Washington, turnamen yang pernah memberinya gelar tunggal WTA pertama pada 2019.

Menurut Pegula, keberhasilan meraih gelar di Washington mengubah cara pandangnya terhadap kemampuan bersaing di level tertinggi.

"Ketika berhasil mencapai hal yang sebelumnya terasa sangat sulit, Anda menyadari bahwa sebenarnya hal itu tak sesulit yang dibayangkan,” katanya.

Pegula menegaskan gelar tersebut menjadi fondasi penting dalam perkembangan kariernya hingga terus meraih hasil positif di berbagai turnamen.

"Saya tidak ingin hanya menjadi pemain yang sekali juara lalu selesai. Gelar itu benar-benar memberi saya kepercayaan diri," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf