
Pantau - Perenang senior Indonesia I Gede Siman Sudartawa kembali mendapat kesempatan membela Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang setelah sebelumnya mengisyaratkan mengakhiri karier seusai SEA Games 2025 Thailand.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Akuatik Indonesia Ali Patiwiri mengatakan Siman kembali masuk proyeksi tim nasional karena performanya dalam latihan masih dinilai menjanjikan.
“Kemarin waktu SEA Games 2025 sebenarnya dia sudah mengumumkan dirinya untuk mundur. Namun setelah latihan lagi ternyata kelihatannya masih menjanjikan secara performa dan kami memberikan kesempatan,” kata Ali di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Siman Kembali Delapan Bulan setelah Isyaratkan Pensiun
Pada SEA Games 2025, Siman meraih medali perunggu nomor 50 meter gaya punggung putra setelah membukukan waktu 25,49 detik.
Rekan senegaranya, Jason Donovan Yusuf, merebut medali emas dengan catatan waktu 25,36 detik.
Selepas perlombaan tersebut, Siman menyebut waktunya telah tiba untuk “tutup buku” sekaligus menyerahkan tongkat estafet nomor gaya punggung kepada Jason.
Sekitar delapan bulan kemudian, Siman kembali dipercaya masuk tim renang Indonesia menuju Asian Games 2026 setelah performanya dinilai masih mampu bersaing.
Perenang asal Bali tersebut memiliki pengalaman panjang setelah membela Indonesia di SEA Games sejak 2011 dan selalu menyumbangkan medali dalam setiap edisi yang diikutinya.
Akuatik Indonesia Tak Bebani Perenang Target Medali
Selain Siman, PB Akuatik Indonesia menyiapkan Masniari Wolf, Farrel Armandio Tangkas, Joe Aditya Wijaya Kurniawan, dan Flairene Candrea Wonomiharjo untuk Asian Games 2026.
Mereka akan bergabung dengan sejumlah perenang muda, antara lain Jason Donovan Yusuf, Arya Adrean Putra Haryono, Kevin Erlangga Prayitno, Samuel Maxson Septionus, Liquor Harison Handoko, Made Aubrey Jaya, Adelia Chantika Aulia, Adellia, dan Nadia Aisha Nurazmi.
PB Akuatik Indonesia tidak membebankan target medali kepada para perenang dan meminta mereka memberikan performa terbaik serta berusaha mempertajam rekor nasional.
“Kali ini kami tidak memberikan target kepada atlet. Intinya bahwa kami minta kepada atlet melakukan yang terbaik dan paling tidak bisa memecahkan rekor nasional,” ujar Ali.
“Kami berharap ada kejutan di Asian Games 2026,” ujarnya menambahkan.
Ali juga berharap cabang olahraga akuatik mendapatkan porsi dukungan yang sama dengan cabang olahraga lainnya dalam persiapan menuju Asian Games 2026.
“Kami terus berharap cabang olahraga akuatik dapat porsi yang sama dengan cabang yang lain dan kita tentu ikut mengerti dengan kondisi yang ada sekarang,” kata Ali.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



