
Pantau - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menilai Satria Legawa Pro Championship 2026 memperkuat ekosistem panahan nasional, terutama dalam pembinaan atlet muda untuk melahirkan penerus prestasi Indonesia di tingkat internasional.
Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno menyampaikan penilaian tersebut saat pembukaan Satria Legawa Pro Championship 2026 di Jakarta International Equestrian, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
“Kejuaraan ini bukan yang pertama, tapi dari yang pertama menuju ke yang sekarang sudah banyak sekali peningkatan. Sekarang bukan hanya atlet nasional tetapi juga atlet dari enam negara,” kata Suwarno.
Lebih dari Seribu Pemanah Ikuti Kejuaraan
Satria Legawa Pro Championship 2026 diselenggarakan Alumni TNI Angkatan Udara Angkatan Tahun 2002 dan berlangsung pada 21-25 Agustus 2026.
Kejuaraan tersebut diikuti lebih dari seribu pemanah, terdiri atas 883 atlet dari 158 klub dalam negeri dan 80 atlet dari enam negara, yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Prancis, dan Kanada.
Sebanyak 191 ofisial juga terlibat dalam kejuaraan tersebut.
Suwarno mengatakan kompetisi itu menjadi bagian dari pembinaan atlet panahan nasional yang diharapkan mampu menghasilkan talenta baru untuk berprestasi di tingkat dunia.
Panahan Indonesia sebelumnya mencatat prestasi di Asian Games 2018 Jakarta melalui Diananda Choirunisa yang meraih medali perak nomor recurve perorangan putri.
Prestasi tertinggi panahan Indonesia di Olimpiade terjadi pada Seoul 1988 saat Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani mempersembahkan medali perak.
“Tapi sampai sekarang, panahan ini ikut terus di Olimpiade tetapi belum juga mendapatkan medali,” katanya.
KONI Berharap Lahir Talenta untuk Panggung Dunia
Suwarno berharap ratusan atlet Indonesia yang berlaga dalam Satria Legawa Pro Championship 2026 dapat menjadi sumber lahirnya pemanah baru yang mampu mencetak prestasi internasional.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI Angkatan Udara dalam mendukung pengembangan olahraga panahan nasional dan berharap kejuaraan tersebut dipertahankan sebagai agenda tahunan.
Menurut Suwarno, terdapat banyak tempat di lingkungan TNI AU maupun satuan lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai cabang olahraga, termasuk panahan.
“Kita berharap ini semuanya akan menjadi sesuatu yang sangat positif dalam kaitannya dengan menuju prestasi internasional yang akan datang,” katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan



