
Pantau - Aktivitas fisik dan kegiatan seni menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan perempuan untuk mengelola stres sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah beragam peran dan aktivitas sehari-hari.
Product Manager Salonpas Pain Relief Patch Ira Guci mengatakan perempuan perlu memberikan waktu bagi dirinya sendiri untuk menjaga kondisi fisik maupun emosional.
“Perempuan sering kali menjadi sumber kenyamanan bagi orang lain, tetapi lupa menyediakan waktu untuk merawat dirinya sendiri. Kami percaya bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan,” kata Ira dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Perubahan orientasi masyarakat terhadap olahraga juga tercermin dalam Worldwide Survey of Fitness Trends 2026 dari American College of Sports Medicine (ACSM) yang menempatkan Exercise for Mental Health pada peringkat keenam dunia.
Temuan tersebut menunjukkan aktivitas olahraga tidak hanya berkaitan dengan kebugaran dan penampilan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengelola stres serta mendukung kesehatan mental.
Pendekatan yang memadukan aktivitas fisik dan kreatif dihadirkan dalam Patchtastic Day 2026 melalui gerakan sosial #ShareTheComfort yang mendorong perempuan merawat diri dan mengatasi rasa tidak nyaman.
Kegiatan tersebut menggabungkan konsep workout dan workshop, dengan peserta dapat mengikuti olahraga kelompok seperti Pound Fit, Zumba, dan Yoga sebelum melanjutkan kegiatan seni.
Aktivitas kreatif yang tersedia meliputi pembuatan gelang manik-manik, menghias gantungan tas, membuat gantungan kunci tumbler, kreasi boneka kain, hingga membuat gantungan kunci akrilik.
Dalam materi kegiatan disebutkan penelitian Drexel University menunjukkan sekitar 75 persen peserta mengalami penurunan kadar kortisol yang berkaitan dengan stres setelah melakukan aktivitas seni selama 45 menit.
Laporan 2024 Global Wellness Economy Monitor dari Global Wellness Institute juga mencatat ekonomi wellness global mencapai 6,3 triliun dolar AS pada 2023 dan diproyeksikan mendekati 9 triliun dolar AS pada 2028.
Patchtastic Day 2026 juga menghadirkan area The Market yang berisi pelaku usaha kuliner sehat, seni dan kerajinan tangan, serta studio olahraga mitra sebagai ruang berkumpul dan berinteraksi bagi peserta.
Ira mengatakan ruang tersebut dirancang agar perempuan memiliki kesempatan memulihkan energi sekaligus kembali terhubung dengan komunitas.
“Kami menghadirkan ruang nyaman bagi perempuan untuk melepaskan penat, memulihkan energi, dan kembali terhubung dengan komunitasnya. Kami ingin kenyamanan ini berkembang menjadi rantai kebaikan yang saling menguatkan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan telah dimulai di Makassar pada 19 Juli 2026 dan dilanjutkan di Medan pada 23 Agustus, Bandung pada 6 September, serta Banjarmasin pada 4 Oktober.
Acara puncak dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 7 November 2026 dengan target keseluruhan sebanyak 1.800 hingga 2.000 peserta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



