
Pantau - Atlet menembak asal Bali Dewa Putu Yadi Suteja memperdalam teknik, memperbanyak latihan tanding, dan meningkatkan ketahanan fisik sebagai persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Dewa menjalani program latihan intensif di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, dari Senin hingga Sabtu untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus yang dibutuhkan dalam olahraga menembak.
"Saya memperbanyak latihan tanding agar lebih terbiasa dengan kompetisi," kata Dewa di Denpasar, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.
Jalani Latihan Intensif hingga Pemusatan Latihan di China
Dewa menjalani latihan menembak pada pukul 08.00-11.30 dan dilanjutkan pukul 13.30-16.00 sebelum menutup kegiatan dengan latihan fisik untuk menjaga stamina dan kebugaran.
Atlet berusia 44 tahun itu juga menjalani pemusatan latihan selama dua minggu di China hingga 23 Agustus 2026 untuk memperkuat persiapan menuju Asian Games.
Dewa turut mengikuti Kejuaraan Dunia Menembak di Hangzhou, China, guna menambah jam terbang dan memperkaya teknik pada nomor rapid fire pistol.
Peraih medali emas PON 2024 Aceh-Sumatera Utara tersebut menilai persaingan tingkat Asia menjadi ujian berat karena akan menghadapi atlet dari sejumlah negara kuat.
China, Korea Selatan, India, dan tuan rumah Jepang menjadi beberapa kekuatan yang akan dihadapi Dewa pada Asian Games 2026.
Atlet yang juga merupakan prajurit TNI Angkatan Darat dan bertugas di Resimen Induk Komando Daerah Militer Udayana itu menyisakan hari Minggu sebagai waktu istirahat dari rangkaian latihan.
Kejurnas Perbakin Jadi Pemanasan Sebelum Berangkat ke Jepang
Dewa selanjutnya mempersiapkan diri mengikuti Kejuaraan Nasional Menembak dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Perbakin di Jakarta.
"Kejurnas Perbakin itu menjadi ajang pemanasan saya sebelum nanti berangkat ke Jepang 20 September," tutur atlet asal Desa Batuan, Sukawati, Kabupaten Gianyar itu.
Kejuaraan nasional tersebut menjadi salah satu kompetisi terakhir yang dijalani Dewa sebelum bertolak ke Jepang untuk menghadapi Asian Games 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



