HOME  ⁄  Olahraga

Lester Martinez Pertahankan Sabuk WBC setelah Hentikan Luca Planic dengan TKO Ronde Ke-10

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Lester Martinez Pertahankan Sabuk WBC setelah Hentikan Luca Planic dengan TKO Ronde Ke-10
Foto: Foto juara kelas super menengah WBC Lester Martinez dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Minggu (30/8/2026). (Akun Instagram resmi Lester Martinez @lesternormandy)

Pantau - Juara dunia sementara kelas super menengah World Boxing Council (WBC) Lester Martinez mempertahankan sabuk juaranya setelah mengalahkan Luca Planic melalui technical knockout (TKO) pada ronde ke-10 di USC Galen Center, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu WIB.

Petinju asal Guatemala itu menyelesaikan pertarungan setelah menjatuhkan Planic pada ronde terakhir dan membuat wasit menghentikan pertandingan karena kondisi petinju Kroasia tersebut dinilai sudah kelelahan.

Kemenangan tersebut membawa Martinez mencatatkan 21 kemenangan dengan 17 knockout (KO) dan satu kekalahan dalam karier profesionalnya.

Sementara itu, Planic harus menerima kekalahan pertama sepanjang karier profesionalnya sehingga rekornya menjadi 13 kemenangan, termasuk 10 KO, dan satu kekalahan.

Planic Berikan Tekanan sejak Dua Ronde Awal

Planic langsung tampil agresif setelah bel pertandingan berbunyi dengan mengandalkan kecepatan dan kombinasi pukulan untuk memberikan tekanan kepada Martinez.

Dua ronde awal berlangsung kompetitif karena Planic mampu mengambil inisiatif serangan dan membuat Martinez menghadapi perlawanan ketat.

Petinju Kroasia tersebut berusaha mempertahankan tempo tinggi dengan melepaskan kombinasi pukulan untuk mengganggu ritme Martinez.

Martinez kemudian mulai meningkatkan intensitas pertarungan pada ronde-ronde berikutnya dengan mengandalkan jab dan kombinasi pukulan.

Pertukaran pukulan berlangsung semakin keras ketika Martinez mulai menemukan ritme dan mampu memberikan tekanan yang lebih konsisten.

Planic masih dapat membalas serangan Martinez, tetapi pertukaran pukulan secara bertahap mulai lebih menguntungkan sang juara bertahan.

Martinez bahkan sempat mengalami luka atau darah di wajahnya dalam pertarungan tersebut, tetapi kondisi itu tidak menghentikannya untuk terus melancarkan serangan.

Martinez Mulai Kuasai Pertarungan pada Ronde Kelima

Martinez semakin mengambil kendali ketika pertandingan memasuki ronde kelima dan keenam.

Petinju Guatemala tersebut meningkatkan tekanan melalui kombinasi pukulan dan serangan ke tubuh untuk mengurangi efektivitas perlawanan Planic.

Planic yang sebelumnya tampil agresif mulai mengalami kesulitan mempertahankan tempo seperti yang diperlihatkannya pada ronde-ronde awal.

Meski masih memberikan perlawanan, efektivitas serangan Planic mulai menurun ketika Martinez terus meningkatkan tekanan.

Martinez juga berusaha memaksa Planic bertarung dalam jarak yang menguntungkannya sehingga petinju Kroasia tersebut semakin terkuras.

Strategi itu membuat Martinez mampu mempertahankan tekanan sekaligus mengambil kendali pertarungan menjelang ronde-ronde akhir.

Tekanan Martinez Berujung TKO pada Ronde Ke-10

Martinez meningkatkan serangannya ketika pertandingan memasuki ronde kesembilan saat Planic mulai terlihat kelelahan.

Planic semakin kesulitan menghadapi kombinasi pukulan Martinez setelah menjalani pertarungan dengan tempo tinggi sejak ronde pertama.

Martinez terus mengikis pertahanan lawannya dan mempertahankan tekanan hingga pertandingan memasuki ronde ke-10.

Pada ronde tersebut, Martinez akhirnya berhasil menjatuhkan Planic.

Wasit kemudian menghentikan pertandingan setelah melihat kondisi Planic yang sudah kelelahan sehingga Martinez dinyatakan menang melalui TKO.

Hasil tersebut memastikan Martinez tetap memegang sabuk juara dunia sementara WBC kelas super menengah dengan batas berat 76,2 kilogram.

Martinez Mengincar Pertarungan Besar Berikutnya

Setelah mempertahankan gelarnya, Martinez mulai mengincar pertandingan besar untuk meningkatkan statusnya di kelas super menengah.

Martinez menginginkan kesempatan menghadapi pemenang pertarungan antara Saul "Canelo" Alvarez dan Christian Mbilli.

Keinginan tersebut muncul setelah Martinez berhasil melewati perlawanan Planic dan menambah kemenangan melalui penghentian dalam catatan profesionalnya.

Kemenangan atas Planic sekaligus memperpanjang catatan Martinez menjadi 21 kemenangan dengan 17 di antaranya diraih melalui KO.

Bagi Planic, kekalahan di Los Angeles menjadi kekalahan pertama setelah sebelumnya membukukan 13 kemenangan dalam karier profesionalnya.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026