HOME  ⁄  Olahraga

Kadek Dhinda Benahi Fisik dan Daya Tahan Jelang Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kadek Dhinda Benahi Fisik dan Daya Tahan Jelang Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Foto: (Sumber :Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Malaysia Karupathevan Letshanaa pada final Indonesia Masters II Super 100 2024 di Jatim International Expo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024). Kadek Dhinda menjuarai tunggal putri Indonesia Masters II Super 100 usai menang dengan skor 21-19 dan 21-17. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/tom.)

Pantau - Tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi fokus meningkatkan kondisi fisik dan daya tahan menjelang memperkuat tim putri bulu tangkis Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

"Asian Games jaraknya tidak lama lagi dan setelah kembali ke Jakarta, saya mau menambah fisik dan daya tahan," kata Dhinda setelah pertandingan Pontianak Indonesia Masters 2026 di Pontianak, Kamis (3/9/2026).

Pemain berusia 20 tahun tersebut menjadi satu dari empat pemain tunggal putri yang dipilih PP PBSI untuk Asian Games bersama Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Mutiara Ayu Puspitasari.

Dhinda akan memanfaatkan penampilannya di Pontianak sebagai bahan evaluasi setelah langkahnya terhenti pada babak 16 besar akibat kalah 19-21, 17-21 dari unggulan keempat asal Kanada, Rachel Chan.

Dhinda Evaluasi Antisipasi Perubahan Tempo

Dhinda menilai kemampuan mengantisipasi perubahan tempo permainan lawan menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki menjelang Asian Games.

"Lawan bermain dengan banyak spekulasi dan tidak mau diajak rally, sementara tipe permainan saya adalah rally. Tadi sebenarnya ada beberapa kali dia mati langkah tapi masih bisa membalikkan bola dan balikannya itu malah bagus dan saya posisinya malah tidak siap," ujar Dhinda.

Menjelang akhir gim pertama, Chan meningkatkan tempo permainan dan berusaha mengambil inisiatif serangan lebih cepat untuk mempersingkat reli.

"Di poin-poin akhir gim pertama itu dia berusaha mempercepat permainan, mau langsung mematikan saya terus. Saya sudah antisipasi tapi memang pergerakan kakinya kurang cepat," kata Dhinda.

Kekalahan di Pontianak menjadi kekalahan kedua Dhinda dari Chan sepanjang 2026 setelah sebelumnya takluk 21-13, 19-21, 11-21 pada fase grup Piala Uber pada April.

Dhinda Dipersiapkan Khusus untuk Nomor Beregu

Pengalaman tampil di Piala Uber menjadi salah satu bekal Dhinda menuju Asian Games karena ia telah merasakan persaingan nomor beregu di tingkat internasional.

Dhinda merupakan bagian dari tim Indonesia yang meraih medali perunggu Piala Uber 2026.

PP PBSI memasukkan Dhinda ke dalam skuad berisi 20 pemain untuk Asian Games setelah mempertimbangkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim.

Pada Asian Games 2026, Dhinda didaftarkan secara khusus untuk memperkuat Indonesia pada nomor beregu.

Cabang bulu tangkis Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20-29 September di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang.

Pertandingan nomor beregu putra dan putri berlangsung pada 20-24 September, sedangkan nomor perseorangan dimulai pada 25 September.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026