
Pantau - Atlet skateboard Indonesia Ni Wayan Malana Fairbrother menempati posisi keenam nomor street putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengumpulkan total 136,97 poin pada putaran final di Aichi Sky Expo, Nagoya, Jepang, Minggu (27/9/2026).
Malana mengawali penampilan dengan nilai 8,04 pada kesempatan pertama sebelum meningkatkan catatannya menjadi 51,55 pada kesempatan kedua melalui sejumlah trik, termasuk kickflip dan backflip.
Pada kesempatan ketiga, Malana kembali memperbaiki penampilannya dengan melakukan sejumlah trik, termasuk frontside flip, hingga memperoleh nilai terbaik pada sesi run sebesar 61,28 poin.
Hasil tersebut menempatkan Malana di posisi keenam sebelum memasuki sesi trick.
<h2>Malana Bangkit pada Trick Kedua</h2>
Malana gagal menyelesaikan gerakannya pada trick pertama, sementara sejumlah pesaing dari China dan Jepang mencatatkan nilai tinggi.
Atlet Indonesia tersebut kemudian bangkit pada trick kedua dengan membukukan 75,69 poin setelah berhasil mengeksekusi gerakannya.
Malana gagal menyelesaikan trick terakhir sehingga total nilainya berhenti di angka 136,97 dan membuatnya mengakhiri pertandingan di posisi keenam.
Medali emas diraih atlet China Zhu Yuanling dengan total 166,57 poin, sedangkan atlet Jepang Oda Yumeka meraih perak dengan 161,96 poin dan Cui Chenxi dari China memperoleh perunggu dengan 156,60 poin.
<h2>Malana Lolos Final dengan 101,61 Poin</h2>
Malana sebelumnya memastikan tempat pada putaran final setelah melewati fase pre-eliminasi pada Sabtu (26/9/2026) dengan mengumpulkan total 101,61 poin.
Sementara itu, atlet skateboard putri Indonesia lainnya, Zeefara Mahika Darmawan, gagal melaju dari fase pre-eliminasi setelah memperoleh total 83,43 poin.
Pada putaran final, setiap atlet mendapat tiga kesempatan run berdurasi 45 detik dan tiga kesempatan trick, dengan skor run tertinggi dan trick tertinggi dijumlahkan untuk menentukan nilai akhir.
Penilaian juri mempertimbangkan tingkat kesulitan, variasi gerakan, kualitas eksekusi trik, konsistensi, flow, serta aturan mengenai repetisi.
- Penulis :
- Gerry Eka




