HOME  ⁄  Olahraga

Basral Graito Nyaris Raih Perunggu Skateboard Asian Games 2026, Terpaut 16,70 Poin

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Basral Graito Nyaris Raih Perunggu Skateboard Asian Games 2026, Terpaut 16,70 Poin
Foto: Atlet Timnas Skateboard Indonesia Basral Graito berlatih saat mengikuti pemusatan latihan di Amplitude Skatepark, Badung, Bali, Senin (23/2/2026).

Pantau - Atlet skateboard Indonesia Basral Graito Hutomo nyaris meraih medali perunggu nomor street Asian Games 2026 setelah mengakhiri final dengan 151,41 poin di Aichi Sky Expo, Jepang, Minggu (27/9/2026).

Basral terpaut 16,70 poin dari atlet Jepang Onodera Ginwoo yang merebut medali perunggu dengan 168,11 poin.

"Saya senang, saya hanya berusaha memberikan yang terbaik," ujar Basral seusai perlombaan.

Basral Sempat Berada di Posisi Ketiga

Peluang Basral meraih medali terbuka setelah atlet berusia 19 tahun tersebut mencatatkan 82,10 poin pada sesi trick melalui spin kickflip.

Basral kemudian gagal menuntaskan trik berikutnya sehingga tidak mampu menambah perolehan poin.

Pada sesi run, Basral memperoleh 49,41 poin pada kesempatan pertama sebelum terjatuh pada kesempatan kedua dan mendapatkan 39,43 poin.

Basral memperbaiki penampilannya pada kesempatan terakhir dengan mencatatkan 69,31 poin dan sempat bertahan di peringkat ketiga menjelang akhir persaingan.

Posisi Basral kemudian tergeser setelah Kang Juni dari Korea Selatan mencatatkan 92,40 poin dan mengubah susunan klasemen akhir.

Kang Juni Rebut Emas

Kang Juni memastikan medali emas setelah mengumpulkan total 180,85 poin, sedangkan Sasaki Toa dari Jepang meraih perak dengan 172,35 poin.

Onodera Ginwoo mengamankan medali perunggu dengan 168,11 poin dan membuat Basral harus menyelesaikan pertandingan di luar zona medali.

Sebelum mencapai final, Basral menjadi juara Heat 2 dengan mengumpulkan 144,88 poin yang terdiri atas nilai terbaik 62,92 poin dari run dan 81,96 poin dari trick.

Dalam final, setiap atlet mendapatkan tiga kesempatan run dan tiga kesempatan trick dengan durasi 45 detik, sedangkan penilaian mempertimbangkan tingkat kesulitan, variasi gerakan, kualitas eksekusi, konsistensi, flow, serta aturan repetisi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026