
Pantau - Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyana meraih medali perak nomor shortboard putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menghadapi peselancar tuan rumah Jepang Kanoa Igarashi pada final di Tahara, Aichi, Jepang, Selasa.
Pajar membukukan total 10,40 poin dari dua ombak terbaiknya, sedangkan Igarashi memastikan medali emas setelah mengumpulkan 12,87 poin.
Pajar mengaku bangga mampu mencapai final dalam penampilan pertamanya di Asian Games.
"Bangga kepada diri sendiri, tentunya bangga untuk pertama kalinya ikut Asian Games lolos ke final,” kata Pajar.
Menurut Pajar, persiapan bersama tim pelatih membuatnya optimistis bisa meraih medali karena kondisi tubuhnya dalam keadaan prima.
“Dari awal kita latihan sama coach Dylan, sama coach Arya, sama coach Gabby, itu udah ngerasain sih feeling-nya dapat medali, karena badan fit,” ujarnya.
Pajar Kumpulkan 10,40 Poin di Final
Igarashi membuka persaingan dengan mencatatkan 6,67 poin pada ombak pertamanya sekitar menit keempat pertandingan.
Peselancar Jepang tersebut kemudian memperoleh 0,50 poin pada ombak kedua sehingga untuk sementara mengumpulkan 7,17 poin.
Pajar baru mendapatkan ombak ketika pertandingan memasuki sekitar menit ke-10 dan langsung membukukan nilai 5,17.
Pada kesempatan berikutnya, Pajar memperoleh 0,93 poin.
Igarashi kemudian menemukan ombak yang menghasilkan 6,20 poin sehingga dua nilai terbaiknya menjadi 6,67 dan 6,20 dengan total 12,87 poin.
Pajar meningkatkan perolehan nilainya menjadi 5,23 pada kesempatan berikutnya yang sekaligus menjadi nilai tertingginya dalam pertandingan final.
Kombinasi nilai 5,17 dan 5,23 membuat Pajar menyelesaikan pertandingan dengan total 10,40 poin atau terpaut 2,47 poin dari Igarashi.
Hasil tersebut menempatkan Igarashi di posisi pertama untuk meraih medali emas, sedangkan Pajar membawa pulang medali perak bagi Indonesia.
Pelatih Soroti Pemilihan Ombak di Final
Pelatih kepala tim nasional surfing Indonesia Arya Subyakto mengatakan tim sebelumnya berharap Pajar bisa merebut medali emas karena hasil tersebut juga memberikan tiket langsung menuju Olimpiade.
"Ya tentu saja kita mengharapkan Pajar mendapat medali emas karena untuk surfing ini medali emas langsung mendapat tiket ke Olimpiade. Di final ini benar-benar ditentukan oleh keberuntungan, Kanoa lebih cermat memilih ombaknya," kata Arya.
Medali perak menjadi puncak perjalanan Pajar setelah tampil konsisten sejak babak perempat final.
Pada perempat final, Pajar mengalahkan peselancar China Wu Shindong untuk memastikan tempat di semifinal.
Pajar kemudian menghadapi wakil Filipina Jayuard Alciso pada semifinal dan membukukan total 13,60 poin dari dua ombak terbaiknya yang masing-masing bernilai 7,00 dan 6,60.
Kemenangan tersebut mengantarkan Pajar ke final sebelum akhirnya menutup nomor shortboard putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan medali perak.
- Penulis :
- Leon Weldrick




