HOME  ⁄  Olahraga

Dika dan Zakky Gagal ke 16 Besar Sprint Asian Games 2026, Indonesia Tempati Dua Posisi Terbawah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dika dan Zakky Gagal ke 16 Besar Sprint Asian Games 2026, Indonesia Tempati Dua Posisi Terbawah
Foto: (Sumber :Arsip foto - Pebalap sepeda Indonesia Dika Alif Dhentaka mengayuh sepedanya usai memasuki garis finis dalam babak kualifikasi nomor team sprint putra Tissot UCI Track Nation Cup 2023 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Jumat (24/2/2023). Tim putra Indonesia menduduki peringkat terakhir dari 21 tim negara peserta dalam nomor tersebut dengan mencatatkan waktu terbaiknya 47,283 detik sehingga tidak lolos ke babak delapan besar. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.)

Pantau - Dua pesepeda trek Indonesia Dika Alif Dhentaka dan Dhia Tsabit Az Zakky Sutaryo gagal melaju ke babak 16 besar nomor sprint putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menempati dua posisi terbawah dalam kualifikasi di Izu Velodrome, Rabu (30/9/2026).

Dika menempati peringkat ke-18 dari 19 peserta setelah membukukan waktu 10,185 detik pada lintasan 200 meter flying start dengan kecepatan rata-rata 70,692 kilometer per jam.

Zakky berada di posisi ke-19 atau terakhir dengan catatan 10,589 detik dan kecepatan rata-rata 67,995 kilometer per jam.

Hasil tersebut membuat kedua wakil Indonesia tersingkir karena hanya 16 pesepeda dengan catatan waktu terbaik yang berhak melanjutkan persaingan.

Kaiya Ota Pecahkan Rekor Asian Games

Pesepeda Jepang Kaiya Ota menjadi yang tercepat dalam babak kualifikasi setelah mencatatkan waktu 9,400 detik dengan kecepatan rata-rata 76,596 kilometer per jam.

Catatan Ota sekaligus memecahkan rekor Asian Games sebelumnya, yakni 9,623 detik yang dibukukan Zhou Yu dari China pada Asian Games Hangzhou 2022.

China dan Malaysia Tempati Tiga Besar

Pesepeda China Li Zhiwei menempati peringkat kedua kualifikasi dengan catatan waktu 9,444 detik.

Wakil Malaysia Mohd Azizulhasni Awang menyusul di posisi ketiga setelah membukukan waktu 9,467 detik.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026