
Pantau - Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo optimistis menghadapi babak perempat final nomor speed putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menempati posisi kelima pada kualifikasi di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Rabu (30/9).
Veddriq mencatatkan waktu terbaik 4,78 detik pada kesempatan keempat setelah terus memperbaiki catatan waktunya sepanjang babak kualifikasi.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu mengawali perlombaan dengan catatan 5,06 detik, kemudian meningkat menjadi 4,99 detik dan 4,89 detik sebelum membukukan 4,78 detik.
"Alhamdulillah bisa menampilkan yang terbaik maksimal tadi. Memang cukup puas, hanya saja tadi agak sedikit kewalahan karena waktu persiapan saya terlalu mepet dengan babak kualifikasi," kata Veddriq setelah perlombaan.
Veddriq mengatakan perputaran perlombaan yang lebih cepat dari perkiraannya sempat membuat waktu persiapannya harus disesuaikan.
"Ternyata pas perputaran agak lebih cepat, pesertanya enggak terlalu ramai. Tapi bisa teratasi, alhamdulillah," ujar Veddriq.
Aditya Pecahkan Rekor Asian Games
Veddriq turut menyambut positif penampilan rekan satu timnya, Aditya Tri Syahria, yang menjadi atlet tercepat pada babak kualifikasi.
Aditya mencatatkan waktu 4,62 detik pada kesempatan keempat di Lane A sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan menempati posisi pertama menuju perempat final.
"Insya Allah optimis lah buat tim Indonesia, apalagi Adit juga memuncaki klasemen kualifikasi dan masuk ke babak berikutnya," kata Veddriq.
Atlet China Jianguo Long menempati posisi kedua dengan waktu 4,64 detik, disusul Shouhong Chu dari China dengan 4,67 detik.
Wakil Kazakhstan Damir Toktarov berada di posisi keempat setelah membukukan waktu 4,76 detik, sedangkan Veddriq berada tepat di belakangnya dengan 4,78 detik.
Veddriq Pastikan Kondisinya Prima
Veddriq menilai posisi dalam bagan pertandingan tidak terlalu menentukan karena catatan waktu para atlet pada level tersebut memiliki selisih yang sangat tipis.
"Kalau di level ini sebetulnya bagan enggak terlalu berpengaruh karena perbedaannya tipis, kayak 0,02 detik. Nanti tinggal bagaimana persiapan dan kita lihat hasil pertandingan kayak gimana. Yang pasti kita coba berikan maksimal, terbaik," kata Veddriq.
Menjelang babak perempat final, Veddriq memastikan kondisi fisiknya dalam keadaan siap untuk kembali bersaing.
"Kondisi dalam keadaan alhamdulillah prima," ujar Veddriq.
- Penulis :
- Aditya Yohan




