
Pantau - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara 2026 akan digelar di Kabupaten Malinau mulai 10 November dengan mempertandingkan 44 cabang olahraga dan sekitar 500 kelas pertandingan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara Muhammad Nasir mengatakan persiapan terus dilakukan menjelang pembukaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Rencana tanggal 10 November itu acara pembukaan Porprov II Kaltara di Malinau dan kita sekarang ada 44 cabor yang dipertandingkan dengan kurang lebih ada sekitar 500 kelas tanding,” ujar Muhammad Nasir di Tanjung Selor, Kaltara, Sabtu (3/10/2026).
KONI Kaltara kini menjalankan sejumlah tahapan konsolidasi dengan cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov II Kaltara.
“Sampai di hari pembukaan nanti kami dari KONI provinsi terus melakukan tahapan-tahapan untuk kegiatan agar lebih terakomodasi dan semua cabor-cabor itu dapat kita ikutsertakan di dalam kegiatan Porprov II,” katanya.
Malinau Siapkan Arena untuk 44 Cabang Olahraga
Nasir mengatakan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah telah menyatakan kesiapan untuk menyelenggarakan Porprov II Kaltara.
KONI juga telah melakukan verifikasi terhadap kesiapan arena pertandingan dan memastikan 44 cabang olahraga dapat difasilitasi di Malinau.
“Kalau berbicara kesiapan secara venue, dasar kita melakukan verifikasi sampai 44 cabor itu bahwa 44 cabor inilah yang dapat fasilitas venue yang ada di Kabupaten Malinau,” ungkapnya.
Sebanyak 44 cabang yang dipertandingkan terdiri atas 16 olahraga permainan, sembilan bela diri, 13 olahraga terukur, dua olahraga akurasi atau presisi, dua olahraga kognitif, serta empat olahraga artistik dan estetik.
Porprov Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON
Porprov II Kaltara juga menjadi bagian dari proses mencari atlet berprestasi yang akan dipersiapkan mengikuti prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Atlet yang menunjukkan prestasi pada Porprov akan diseleksi untuk mengikuti prakualifikasi sebelum berjuang mendapatkan tempat menuju PON.
“Jadi tahapannya ini untuk menuju PON itu melalui Porprov ini dulu setelah itu mana atlet-atlet yang punya prestasi itu akan kita kirim mengikuti prakualifikasi PON dan selanjutnya ke PON,” katanya.
- Penulis :
- Gerry Eka




