
Pantau - Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo mengajak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah, memperkuat soliditas organisasi melalui Turnamen Sepak Bola Mini 2026 yang digelar di Purwokerto, Minggu (11/10/2026).
Turnamen yang memasuki tahun kedua tersebut melibatkan peserta dari 51 kecamatan, dua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, serta dua kelompok relawan dari Banyumas dan Cilacap.
Yanuar mengatakan kegiatan olahraga tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkader sekaligus membangun kebersamaan dalam suasana kompetisi yang menjunjung sportivitas.
“Yang terpenting adalah menjaga sportivitas, menemukan banyak teman dan menemukan banyak cerita dalam setiap pertandingan,” katanya saat membuka turnamen.
Yanuar Arif Wibowo Dorong Politik yang Dekat dengan Masyarakat
Yanuar menjelaskan bahwa turnamen sepak bola mini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan dan penguatan hubungan antaranggota partai.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menunjukkan bahwa aktivitas politik tidak selalu harus berlangsung dalam forum formal.
“Semangatnya kita ingin membangun persepsi di masyarakat bahwa politik itu fun, bisa dikemas dalam berbagai kegiatan, termasuk juga olahraga,” katanya saat ditemui setelah pembukaan turnamen.
Anggota Fraksi PKS DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII itu menilai pembinaan kader perlu mencakup berbagai aspek kehidupan.
Ia mengatakan penguatan anggota tidak hanya dilakukan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui olahraga untuk menjaga kebugaran jasmani.
“Kekuatan fisik merupakan salah satu aspek penting dalam membangun pribadi yang kuat, selain kekuatan ekonomi dan sosial,” kata anggota Fraksi PKS DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Banyumas dan Cilacap itu.
Turnamen Libatkan Kader PKS dari 51 Kecamatan
Turnamen Sepak Bola Mini 2026 mempertemukan kader dan relawan PKS dari wilayah Banyumas dan Cilacap.
Yanuar menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini masih memisahkan tim berdasarkan wilayah kabupaten masing-masing.
Namun, untuk penyelenggaraan tahun ketiga pada 2027, ia mempertimbangkan perubahan format pertandingan dengan mempertemukan tim dari kedua kabupaten sejak babak awal.
Rencana tersebut bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi kader dari Banyumas dan Cilacap untuk saling mengenal.
Selain mempererat hubungan antaranggota, Yanuar menilai soliditas kader menjadi salah satu modal penting bagi PKS dalam menghadapi Pemilu 2029.
Karena itu, ia mendorong penguatan struktur organisasi dan pembinaan anggota secara berkelanjutan hingga tingkat ranting.
Panitia juga menyiapkan penghargaan bagi juara pertama, kedua, dan ketiga serta pemain dengan jumlah gol terbanyak.
Final Turnamen PKS Dijadwalkan pada 17 Oktober 2026
Ketua DPD PKS Kabupaten Banyumas Sigit Yulianto mengatakan turnamen tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat silaturahmi melalui olahraga.
Menurutnya, peserta diwajibkan mengikuti Unit Pembinaan Anggota (UPA) sebagai bagian dari program pembinaan kader.
Program tersebut mencakup penguatan rohani, pemikiran, dan jasmani untuk mendukung pengembangan anggota secara menyeluruh.
“Pembinaan berkelanjutan diharapkan memperkuat ikatan antaranggota dan meningkatkan kekompakan struktur partai,” katanya.
Sigit menjelaskan bahwa tim peringkat pertama dan kedua dari Banyumas akan menghadapi tim peringkat pertama dan kedua dari Cilacap pada babak final.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) di Purwokerto, Kabupaten Banyumas.
Ia berharap seluruh peserta menjaga sportivitas dan persaudaraan sepanjang pertandingan agar turnamen tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga memperkuat kebersamaan kader PKS di kedua wilayah.
- Penulis :
- Gerry Eka




