HOME  ⁄  Olahraga

PP Pelti Gelar Liga Tenis Indonesia Seri 2, Sebanyak 120 Petenis Bersaing untuk Naik ke Level Senior

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PP Pelti Gelar Liga Tenis Indonesia Seri 2, Sebanyak 120 Petenis Bersaing untuk Naik ke Level Senior
Foto: (Sumber :Sekjen PP Pelti Andi Fajar Asti (kiri) memimpin pembukaan Liga Tenis Indonesia Seri 2 secara simbolis bersama dengan perwakilan KONI dan KOI, di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2026). ANTARA/Donny Aditra.)

Pantau - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menggelar Liga Tenis Indonesia Seri 2 di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, pada 12–17 Oktober 2026, dengan melibatkan sekitar 120 peserta sebagai upaya memperkuat pembinaan atlet dan menyediakan kompetisi bagi petenis junior yang beralih ke level senior.

Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal PP Pelti, Andi Fajar Asti, pada Rabu (14/10/2026), bersama perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Andi menjelaskan bahwa penyelenggaraan Liga Tenis Indonesia merupakan langkah federasi untuk menjawab kebutuhan kompetisi berkelanjutan, khususnya bagi atlet muda yang tengah memasuki tahap transisi menuju kategori senior.

"Selama ini belum pernah dilaksanakan Liga Tenis di Indonesia, jadi kini hadir untuk menjawab kegelisahan teman-teman karena perlu menampung pemain-pemain junior yang akan beralih ke pemain senior," kata Andi seusai membuka turnamen di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Liga Tenis Indonesia Seri 2 merupakan kelanjutan dari seri pertama yang telah berlangsung pada Agustus 2026.

PP Pelti merancang kompetisi tersebut dalam empat seri pertandingan yang nantinya ditutup melalui penyelenggaraan Liga Master.

Sebanyak 120 Petenis Ikuti Liga Tenis Indonesia Seri 2

Liga Tenis Indonesia Seri 2 diikuti sekitar 120 petenis yang bersaing sejak babak kualifikasi pada 12 Oktober 2026.

Para peserta didominasi atlet yang baru memasuki kategori senior serta petenis junior yang berada pada tahap akhir pembinaan.

Panitia menyediakan masing-masing 32 tempat pada babak utama atau main draw untuk kategori tunggal putra dan putri.

Sebelum tampil pada babak utama, peserta harus melalui pertandingan kualifikasi untuk memperebutkan tempat yang tersedia.

Turnamen tersebut berlangsung hingga 17 Oktober 2026 dengan menghadirkan persaingan antarpemain yang tengah mengembangkan kemampuan menuju level kompetisi lebih tinggi.

Menurut Andi, penyelenggaraan liga diharapkan menjadi sarana bagi para petenis untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus menguji konsistensi permainan melalui pertandingan yang berkesinambungan.

Kompetisi yang dilaksanakan secara berkala juga diharapkan dapat memberikan pengalaman bertanding lebih banyak kepada atlet yang sedang mempersiapkan diri memasuki kategori senior.

PP Pelti Soroti Minimnya Turnamen Tenis Level Senior

Andi mengungkapkan bahwa jumlah turnamen tenis junior di Indonesia selama ini relatif banyak dibandingkan kompetisi yang tersedia bagi pemain senior.

Menurutnya, pertandingan untuk kategori junior rata-rata dapat berlangsung sekitar dua turnamen setiap pekan.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada kategori senior karena jumlah kompetisi yang tersedia masih sangat terbatas.

Kesenjangan tersebut menjadi salah satu alasan PP Pelti menghadirkan Liga Tenis Indonesia sebagai wadah bagi pemain yang telah menyelesaikan pembinaan junior.

Federasi menilai keberadaan kompetisi senior penting agar para atlet tetap memiliki kesempatan bertanding setelah melewati kelompok usia junior.

Melalui penyelenggaraan liga, PP Pelti berupaya membangun sistem kompetisi berjenjang yang dapat menghubungkan proses pembinaan junior dengan persaingan di tingkat senior.

Andi berharap kegiatan tersebut mampu menjawab kebutuhan para petenis yang selama ini menghadapi keterbatasan turnamen ketika memasuki kategori usia lebih tinggi.

Liga Tenis Indonesia Disiapkan dalam Empat Seri hingga Liga Master

PP Pelti merancang Liga Tenis Indonesia sebagai kompetisi berkelanjutan yang terdiri atas empat seri sebelum memasuki Liga Master.

Seri pertama telah dilaksanakan pada Agustus 2026, sedangkan seri kedua berlangsung pada Oktober di Jakarta Timur.

Melalui rangkaian tersebut, federasi ingin memberikan kesempatan kepada para petenis untuk terus mengasah kemampuan dan menjaga konsistensi penampilan.

Kompetisi yang dilaksanakan secara bertahap juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem tenis nasional melalui peningkatan frekuensi pertandingan bagi atlet.

Selain menjadi sarana pembinaan, liga tersebut diproyeksikan mendukung persiapan petenis Indonesia menghadapi berbagai kejuaraan olahraga yang mempertandingkan banyak cabang atau multievent.

Pengalaman bertanding melalui kompetisi berjenjang dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan pada tingkat yang lebih tinggi.

PP Pelti berharap penyelenggaraan Liga Tenis Indonesia dapat membantu melahirkan lebih banyak petenis nasional yang memiliki kemampuan bersaing di kejuaraan internasional.

Dengan adanya empat seri pertandingan dan Liga Master, federasi menargetkan pembinaan atlet serta kesempatan berkompetisi dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026